Di Sidak ! Empat Napi Lapas Ciamis Positif Narkoba

 

Buletin Indonesia News

CIAMIS, — Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis bersama Polres Ciamis melakukan inspeksi mendadak (SIDAK) di Lapas Kelas 2 B Ciamis, Jawa Barat. Sidak yang berlangsung Selasa, 12 Februari 2019 ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam. Usai apel di halaman LAPAS, dan mendapat izin dari kepala LAPAS Ciamis, Tim Gabungan langsung menyisir seluruh kamar Warga Binaan kasus narkoba.
Pemeriksaan kamar para Napi (Nara Pidana) dilakukan aparat gabungan secara intensif, dan sempat membuat para NAPI kaget dan panik. Saat di lakukan pemeriksaan, barang-barang mencurigakan milik para NAPI ini  seperti obat-obatan, handphone, alat cas handphone, sim card, modem dan token alat transaksi langsung di amankan aparat.

Kepala BNN Kabupaten Ciamis/ AKBP. Yaya Satyanagara mengatakan sidak ini di lakukan tanpa pemberitahuan lebih dahulu kepada pihak LAPAS, agar tidak terjadi kebocoran informasi. Yaya menegaskan, dengan adanya sidak ini bisa mencegah dan memberantas peredaran dan penggunaan narkoba melalui Lapas. Selain pemeriksaan barang-barang milik para Napi kasus narkoba, tim gabungan juga melakukan tes urine, baik itu Napi laki-laki mapun Napi perempuan. Dari hasil ters urine ini, empat orang napi ternyata positif Narkoba.

Ke empat Napi ini menjalani pemeriksaan intensif dari aparat gabungan yang bekerjasama dengan Petugas Lapas Ciamis. Kepala lapas kelas 2 B Ciamis, Fajar Nur Cahyono mengatakan sidak yang di lakukan BNN dan Polres Ciamis sangat di dukung, karena sesuai dengan program Lapas dalam menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dan bebas Narkoba. Fajar menegaskan, untuk mencegah kebocoran dari semua pihak yang masuk ke Lapas, pihaknya tidak mengizinkan siapapun, baik aparat gabungan maupun petugas lapas sendiri membawa handphone ke dalam lapas. Fajar meminta agar seluruh handphone di simpan melalui petugas jaga lapas, baru bisa di izinkan masuk.

Tonton Buletin TV

 

Dengan dilakukannya sidak di Lapas kelas 2 b Ciamis ini, menjadi motivasi tersendiri bagi pihak Lapas untuk terus memperketat pengamanan. Bahkan, dua bulan terakhir ini seluruh petugas Lapas yang bertugas di sekitar halaman warga binaan, tidak di perkenankan membawa handphone. Alat komunikasi semuanya di simpan di locker yang sudah di sediakan dekat pintu masuk utama Lapas, dengan penjagaan ketat dari piket yang bertugas. (Agus)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *