Selain Ketidakpastian Dana Santunan, Data Korban Meninggal Karena Covid-19 Terdapat Perbedaan Antara Data RSUD dan Dinas Kesehatan

Selain Ketidakpastian Dana Santunan, Data Korban Meninggal Karena Covid-19 Terdapat Perbedaan Antara Data RSUD dan Dinas Kesehatan

Keterangan Foto : (Istimewa_net) Proses Pemakaman Korban Covid-19 Secara Protap

Buletin Indonesia News
CIAMIS,–
Terkait kebijakan dari Kementerian Sosial untuk memberikan santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia akibat Covid-19, hingga saat ini Dinas Sosial Ciamis sudah menerima 16 usulan dari para ahli waris Korban Covid-19. Kendati demikian, usulan tersebut belum bisa ditindaklanjuti karena masih menunggu surat dari Dinsos Provinsi (Jabar_Red) terkait tindak lanjut edaran PLT Direktur Linjamsos Kemensos RI. Hal ini dipaparkan Aris Munandar, Kabid. Bantuan dan Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (22/02/21).

Dikonfirmasi via Whatsapp, Aris belum bisa berbuat banyak karena masih belum menerima secara resmi teknis usulan dan pencairan dana santunan senilai Rp. 15 juta tersebut. Aris juga memastikan informasi ini akan segera disampaikan ke publik setelah ada petunjuk selanjutnya.
“Dinsos Ciamis lagi menunggu Surat dari Dinsos Provinsi Jabar terkait Tindak Lanjut Surat Edaran Kemensos tentang Santunan  bagi yang Meninggal Dunia akibat Covid 19. Untuk sekarang ini kita belum bisa memberikan penjelasan lebih mendetail, kalau sudah ada kepastian apakah ada atau tidaknya santunan ini akan kami kabari selanjutnya” papar Aris.

Sementara itu, Direktur RSUD Ciamis dr. Rizali melalui Humas RSUD Ciamis, Mamay mengatakan hingga 22 Februari 2021 sebanyak 385 pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh dengan status keluar isolasi mandiri dan pindah perawatan biasa. “Untuk korban meninggal karena positif Covid-19 sebanyak 63 orang dimakamkan sesuai protap Covid.” papar Mamay saat dikonfirmasi via Whatsapp.
Berdasarkan data, Mamay juga mengatakan bahwa ada 4 (empat) Pasien RSUD Ciamis yang dimakamkan secara Protap Covid-19 namun hasil Swabnya Negatif.

Di tempat terpisah, dr. Bayu Yudiawan, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, korban meninggal yang sudah tervalidasi konfirm Covid-19 dengan PCR Positif sebanyak 97 orang.

“Jumlah positif akumulasi dari Pasien pertama tanggal 1 April 2020 sampai dengan 22 Februari 2021 sekarang terkonfirmasi 2.468 orang terdiri dari 2.092 sembuh, 279 orang masih aktif dalam isolasi dan perawatan meninggal tervalidasi 97 orang” jelas dr. Bayu via Whatsapp.

Kendati demikian, berdasarkan cermatan data meninggal karena Covid-19 hingga saat ini tampak berbeda antara data Dinas Kesehatan dan RSUD Ciamis.  Korban meninggal karena Covid-19 berdasarkan Data Dinas Kesehatan sebanyak 97 orang sedangkan data RSUD Ciamis sebanyak 63 orang.

Sementara itu, Ivan, Tim Gorgom Yankes pada Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis mengatakan Suspek dan probable sebagian terdata di Rumah Sakit luar daerah seperti RSUD Banjar, Tasik, Purwokerto,  Jogja, Bandung dan Jakarta. Ivan menambahkan validasi yang Suspek Probable mengikuti dari Satgas pusat karena semua terdata ke sana.  “Data yang dikita juga di input kesana melalui aplikasi Nar dan Pikobar” paparnya. 

*(Agus Firman)

Admin BIN