oleh

4 Remaja Asal Ciamis Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan

-Ciamis-137 views

Buletin Indonesia News

CIAMIS, — Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis mendapatkan laporan dari masyarakat terkait kematian 4 remaja laki-laki asal Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis yang di duga mengkonsumsi minuman keras oplosan, belum lama ini.

Korban yang meninggal dunia diantaranya Nana Sutiana alias Gerger, Ade Romadon alias Adon (22), Egi Aprianto (25) dan Gugun Gunawan (17) yang merupakan warga Dusun Sukahurip Desa Sukaresik Sindangkasih. Demikian diungkapkan Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP. Hendra Virmanto S.I.K., Rabu (03/01/18).

Ia menjelaskan, kronologis kejadian tersebut bermula saat ke empat korban yang meninggal dunia bersama kurang lebih 15 orang temannya pada hari Jumat  28 Desember 2017 sekitar pukul 10.00 WIB mengkonsumsi minuman keras jenis ciu sebanyak 5 botol kecil ukuran setengah liter, dicampur dengan minuman soda jenis tabs 2 botol sampai dengan pukul 13.00 WIB di salah satu rumah yang berlokasi di Perumahan Situ Rancamaya.

“Menurut keterangan Jang Hayat alias Osbon (korban yang selamat) melihat minuman yang di konsumsi Gerger dicampur dengan dekstro merk seledril sebanyak 1 kaplet, kemudian mereka berangkat ke Dusun Cireong Desa Sukaresik Kecamatan Sindangkasih,” jelasnya.

Lanjut Dia, pada hari yang sama sekitar pukul 20.00 WIB di lapang Dusun Sukahurip Desa Sukaresik, mereka  minum-minuman ciu yang dioplos dengan minuman soda, dan pada hari Sabtu 30 Desember 2017 sekitar 22.00 WIB  minum lagi di rumah Nawi yang berlokasi di Dusun Sukahurip RT 01 RW 02 Desa Sukaresik.

Sementara teman mereka yang lain, minum minuman keras jenis suliwa,  ciu dan viktor yang dikemas dengan  plastik ukuran 1 liter.

“Saat di introgasi Polisi, mereka mengaku bahwa minuman ciu tersebut dibawa oleh Osbon dari Daerah Yogyakarta, sedangkan Dekstro Jenis Seledril di beli Gerger dari Toko Obat yang beralamat di Sindangkasih. Tetapi untuk suliwa dan viktor belum ada yang memberikan keterangan terkait dimanakah barang tersebut mereka dapat,” beber Hendra.

Pihak kepolisian saat ini mendalami kasus tersebut dengan mencari barang bukti dan saksi serta meminta hasil visum dari Rumah Sakit yang menangani korban.

Reporter : Lilis Susilawati 

Komentar

News Feed