oleh

500 Orang Santri Ponpes Al-Ikhlas Susuru Siap Divaksin

buletinindonesianews.com
CIAMIS, Jabar — Salah satu ikhtiar dalam mencegah terpapar virus Covid-19 bagi santri adalah dengan di vaksin, hal tersebut diungkapkan Kepala Kementrian Agama Ciamis, H. Asep Lukman Hakim saat pelaksanaan kegiatan kick off vaksinasi 3 juta santri di Jawa Barat siap divaksin, acara tersebut digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Susuru Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Sabtu, (14/08/2021).

Asep  mengatakan, salahsatu ikhtiar dalam mencegah terpaparnya virus Covid-19 bagi santri adalah dengan di vaksin, untuk itu pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi vaksinasi bagi santri kepada pimpinan Ponpes di Kabupaten Ciamis.

“Alhamdulillah antusiasme pondok pesantren sangat bagus, setiap hari ada saja yang mendaftarkan santri untuk melaksanakan vaksinasi,” katanya.

Asep menambahkan, vaksinasi dilaksanakan di pasantren karena program Vaksinasi 3 Juta Santri Jabar siap divaksin ini yang jadi sasaran adalah seluruh ponpes di Jabar, dan seluruh santri yang ada harus divaksin.

Kepala Kementrian Agama Ciamis, H. Asep Lukman Hakim

“Diharapkan dengan vaksinasi kita dapat mencegah terpaparnya virus Covid-19 dan memutus mata rantai penyebarannya,” jelasnya.

Camat Panawangan, Iwan Setiawan mendukung penuh vaksinasi bagi santri di wilayah kerjanya, pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Kemenag Jabar dan Kemenag Ciamis,” ujarnya.

Menurutnya vaksinasi tahap pertama  dalam program Kick Off 3 Juta Santri Jawa Barat Siap Divaksin tersebut merupakan gerakan yang cukup masif bisa menurunkan jumlah kasus Covid-19 di Ciamis, Ia pun berharap agar semua masyarakat Panawangan khususnya mau untuk divaksin.

“Jangan hanya santri dan ulama, semua kalangan masyarakan juga harus divaksin,” ungkapnya.

Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Susuru, KH. Kurdi menyambut baik program vaksinasi bagi para santri, sekitar 500an santri asuhannya sudah terdaftar untuk divaksin, dan vaksinasi akan dilaksanakan selama dua hari.

“Kami ingin semua santri dan ulama di Ponpes ini divaksin agar sehat,” ucapnya.

Dijelaskannya, tujuannya kedepan dari vaksinasi tersebut agar proses belajar tatap muka bisa berjalan dan tetap harus dengan protokol kesehatan ketat.

“Kami berharap dengan vaksinasi ini keadaan bisa kembali normal sehingga kegiatan keagamaan di pesantren bisa kembali normal juga dan pandemi ini cepat berakhir,” harapnya. (Nank Irawan**)

News Feed