oleh

Kasus DBD di Ciamis Meningkat, 6 Orang Meninggal Dunia

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meningkat cukup signifikan sampai 73% dari tahun 2021 lalu. Sampai bulan Agustus 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ciamis, mencatat bahwa ada 594 kasus DBD, dan enam orang meninggal dunia.

Acep Joni, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Ciamis. Mengatakan bahwa pada bulan Agustus 2022, sudah sebanyak 54 kasus DBD dengan 1 orang meninggal dunia. Jika dihitung dari bulan Januari sampai dengan Agustus ini, total sebanyak 594 kasus DBD.

“Jumlah kasus yang banyak ditemukan, berdasarkan puskesmas paling banyak itu di wilayah perkotaan. Seperti di Puskesmas Ciamis, sebanyak 155 kasus. kemudian di Handapherang 54 kasus, dan Baregbeg 52 kasus,” kata Acep Joni, pada hari Selasa (30/8/2022).

Jika berdasarkan dari usia, Dinkes Ciamis mencatat bahwa yang paling rentan terkena penyakit DBD adalah diusia 15 tahun ke atas.

Melonjaknya kasus DBD di Ciamis, dikarenakan saat ini Puskesmas lebih intensif kepada kasus non-Covid-19. Setelah dua tahun sebelumnya, para nakes di puskesmas lebih fokus kepada penanganan virus Covid-19.

“Memang, kasus DBD di Ciamis saat ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” ucapnya.


Acep menyebutkan, curah hujan yang terjadi di Ciamis mempengaruhi peningkatan kasus DBD di Ciamis, genangan air yang terbuat setelah turunnya hujan berpotensi menjadi tempat nyamuk untuk berkembangbiak.

Dinkes Ciamis mengupayakan mencegah peningkatan kasus DBD, dengan cara melakukan fogging dan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Selain itu, Dinas Kesehatan Ciamis juga meminta kepada masyarakat agar turut serta dalam gerakan PSN.

“Kami terus memberikan sosialisasi, dan penyuluhan mengenai PSN kepada masyarakat, agar angka dari kasus DBD di Ciamis bisa ditekan,” pungkasnya.