oleh

62 Rumah di Kecamatan Pemali Rusak Terkena Angin Puting Beliung

Buletin Indonesia News.com

Sungailiat Bangka, — Pasca terjadinya Angin Puting Beliung sebanyak 62 rumah rusak yang terdampak di beberapa Desa di Kecamatan Pemali, Rabu (23/11/2022).

Dalam peninjauan lokasi rumah masyarakat yang terkena angin puting beliung tersebut tampak hadir Ketua BPBD Pemkab Bangka, Camat Pemali, Kapolsek Pemali, Kades Pemali, Bhabinkamtibmas Desa Pemali, Babinsa Desa Pemali, Personil Polsek Pemali dan Personil Brimob Sungailiat serta Personil BPBD Pemkab Bangka.

Camat Pemali Sukma Aditya saat ditemui wartawan Buletin indonesia News dilokasi mengatakan beberapa minggu ini warga Kecamatan Pemali yang terkena dampak angin puting beliung yang sangat luar biasa sebanyak 62 rumah rusak yang ada dibeberapa Desa yaitu Desa Penyamun, Desa Air Duren, Desa Pemali dan Desa Karya Makmur.

“Adapun rumah yang terdampak Desa Pemali 46 rumah, Desa Penyamun 9 rumah, Desa Karya Makmur 3 rumah, Desa Air Duren 4 rumah dari jumlah 62 rumah ada 4 rumah yang rusak parah untuk segera ditangani, dan untuk korban jiwa tidak ada,” terang Aditya.

Dalam hal ini yang paling terdampak luar biasa seperti Desa Pemali sebanyak 46 rumah warga yang rusak ringan maupun rusak berat, untuk itu bersama unsur forkopimcam, BPBD Pemkab Bangka, Dinas Sosial Pemkab Bangka, Brimob, Kapolsek Pemali Bhabinsa, Bhabinkamtibmas melakukan gotong royong membersihkan puing-puing atap rumah yang ambruk sekaligus pemasangan terpal pada bagian atap rumah yang ambruk akibat bencana angin puting beliung.

“Untuk bantuan dari Pemkab Bangka Alhumdulilah kita sampaikan kepada masyarakat yang terdampak dan kami mengundang PT. Timah dengan kepeduliannya untuk membantu atas musibah angin puting beliung ini. Ada juga bantuan dari Dinas Pertanian dan pangan Pemkab Bangka untuk membantu warga masyakat Kecamatan Pemali ini,” jelas Aditya.

Tambahnya “Untuk antisipasi kami kedepan bahwa ada beberapa rumah warga yang tertimpa pohon besar, satu langkah kami menyampaikan kepada RT rencana kedepan akan membuat Perdes diwilayah masing Desa. Perdesnya berisikan tentang pohon-pohon diduga atau bakal menimpa rumah untuk segera ditebang,” tegas Aditya.

Himbauan Aditya kepada masyarakat khususnya Kecamatan Pemali “Bahwa bulan bulan ini yang dengan cuaca yang tidak menentu dan sangat extrim yang sekiranya diseputaran rumah ada pohon yang sangan membayakan kiranya segera untuk ditebang dan antisipasi kalau terjadi hujan atau angin harus jaga- jaga keluarga yang ada dirumah,” harap Aditya. (WAWAN)