84 Desa di Ciamis Deklarasikan ODF

84 Desa di Ciamis Deklarasikan ODF

84 Desa di Ciamis Deklarasikan ODF, Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, MM dalam acara deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS),

CIAMIS, buletinindonesianews.com
Perilaku dan lingkungan memberikan kontribusi 75% terhadap derajat kesehatan masyarakat, hal itu dikatakan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, MM dalam acara deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Selasa (20/04/2021) di Halaman Pendopo Ciamis.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan bersama 84 desa tersebut, Herdiat mengatakan ODF/BABS itu adalah suatu tindakan membuang kotoran atau tinja di ladang, hutan, semak-semak, sungai, dan area terbuka lainnya yang dibiarkan menyebar mengkontaminasi lingkungan, tanah, udara dan air, Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

“Alhamdulillah tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Ciamis untuk tidak membuang air besar sembarang terus meningkat, dan dengan dilaksanakan deklarasi ODF secara bersama-sama ini kita harapkan dapat mempercepat Kabupaten Ciamis menjadi kabupaten sehat, sekaligus memicu desa dan kecamatan lain untuk ODF dan terus melanjutkan pilar selanjutnya dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM),” katanya.

Diungkapkannya, Kabupaten Ciamis harus menjadi pelopor dalam menerapkan STBM yang terdiri dari 5 pilar, yaitu stop BABS, cuci tangan memakai sabun dan air mengalir, pengolahan makanan juga minuman rumah tangga, pengolahan sampah rumah tangga, serta pengolahan limbah cair rumah tangga.

“Sanitasi yang baik sangat penting untuk kesehatan, untuk itu kita mengharuskan seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis juga seluruh unsur baik pemerintahan, masyarakat umum dan swasta untuk ikut berperan serta,” ungkapnya.

Sebagai upaya untuk mendukung Kabupaten Ciamis menjadi Kabupaten Sehat, pihaknya telah mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor 0405 Tahun 2021, Instruksi tersebut mengharuskan jajaran pemerintah untuk lebih menyadarkan seluruh masyarakat Ciamis dengan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) menjadi solusi yang paling tepat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis Yoyo menjelaskan Desa ODF yaitu Desa yang seluruh komunitas masyarakatnya sudah buang air besar di jamban yang sehat, tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan, Desa ODF merupakan perasyaratan untuk bisa atau tidaknya sebuah kabupaten diverifikasi menjadi kabupaten sehat, dengan ketentuan 60 persen atau 159 Desa harus ODF agar bisa diverifikasi Swasti Saba Padapa.

“Saat ini Kabupaten Ciamis telah mencapai standar verifikasi adanya penambahan 84 desa yang telah di deklarasi ODF dengan kumulatif Desa ODF mencapai 66,41% atau 176 Desa di Kabupaten Ciamis telah ODF,” jelasnya.

Menurutnya, Dinkes Ciamis telah melakukan berbagai upaya agar Kabupaten Ciamis menjadi kabupaten sehat, salah satunya dengan mewajibkan setiap Kepala Puskesmas untuk meng-ODF-kan minimal 4 Desa di wilayah kerjanya masing-masing, selain itu tim Kabupaten Kota Sehat (KKS) Kabupaten Ciamis yang diketuai oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) didampingi Dinkes dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Ciamis terus melakukan monitoring ke setiap desa dengan akses sanitasi 80% harus segera melakukan upaya agar mencapai akses 100% untuk menjadi ODF.

“Selamat bagi Desa dan Kecamatan yang sudah ODF, semoga dapat mempertahankan perilaku hidup bersih dan sehat melalui BAB di jamban yang sehat,” pungkasnya.


(Nank)

Admin BIN