Ada Klaster Corona di Ponpes, Kapolres Kebumen Bergegas Sambangi “Ponpes Siaga Candi”

Ada Klaster Corona di Ponpes, Kapolres Kebumen Bergegas Sambangi “Ponpes Siaga Candi”

BINews

Kebumen -Semakin memperihatinkan, jumlah angka positif covid-19 di Kebumen terus meroket. Data terbaru, untuk kasus positif covid-19 santri Ponpes Nurul Hidayah Bandung telah mencapai angka ratusan. Kemungkinan akan terus bertambah, karena hasil swab belum seluruhnya keluar.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan bersama pejabat utama Polres serta Polsek Alian sambang ke Ponpes Al Hasani Desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kebumen

Hal ini menjadi perhatian khusus Polres Kebumen untuk bersama-sama patuh terhadap protokol kesehatan agar kasus positif tidak semakin melebar. 

Kesempatan Jumat (25/9) sore, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan bersama pejabat utama Polres serta Polsek Alian sambang ke Ponpes Al Hasani Desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kebumen memantau langsung jalannya protokol kesehatan di Ponpes itu.

Kapolres didampingi pengasuh Ponpes, Gus Fachrudin Achmad Nawawi dan Gus Asyharry Muhammad Al Hasani mengecek satu persatu kamar santri apakah protokol kesehatan telah berjalan efektif di Ponpes yang sebelumnya dilaunching sebagai Ponpes Siaga Candi itu.

“Setelah kami sisir, para di santri di sini memang telah menerapkan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak),” jelas AKBP Rudy saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9).

Ia berpesan kepada para santri agar selalu terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari di Ponpes, agar tidak ada lagi klaster penyebaran virus corona covid-19 di lingkungan Ponpes.

Saat melakukan penyisiran, para santri masih menerapkan protokol kesehatan seperti sebelum dilaunching sebagai Ponpes Siaga beberapa bulan lalu.

“Kami ingin memastikan, para santri di Ponpes Al Hasani masih tertib terapkan protokol kesehatan,” kata AKBP Rudy.

Selanjutnya pengasuh Ponpes Al Hasani Gus Fachrudin Achmad Nawawi, protokol kesehatan di Ponpesnya sangat dijaga pelaksanaannya. 

Jika akan melakukan kegiatan belajar, para santri diwajibkan cuci tangan, mengenakan masker dan berjarak. 

“Sama-sama kita menjaga. Para santri di sini selalu kami ingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan,” kata Gus Fachrudin yang juga yang juga ketua Rabithah Ma’ahid al Islamiyah (RMI), yang bertugas melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama di bidang pengembangan pondok pesantren dan pendidikan keagamaan di Kebumen. 

Data terakhir hingga Sabtu 26 September pagi, seluruh kasus positif santri Ponpes Nurul Hidayah Bandung Kebumen mencapai 124 orang.

Kemungkinan bertambah sangat mungkin terjadi, karena hasil swab belum seluruhnya keluar. 

(Yatiman/Humas Polres Kebumen)

Admin BIN