oleh

Akademisi Universitas Galuh Minta Agar Polemik Kepulangan Dheya Nazhira Diakhiri

Foto : Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Galuh, H. Aan Anwar Sihabudin, SH., S.IP., M.Si

Buletin Indonesia News.com
CIAMIS, Jabar —
Akademisi Universitas Galuh, H. Aan Anwar, S.H., S.IP., M.Si meminta polemik kepulangan Dheya Nazhira atlet selam Jawa Barat asal Kabupaten Ciamis, peraih medali emas di PON XX yang diselenggarakan di Papua, disudahi. Dia menilai, kalau polemik ini terus berkembang justru akan membuat situasi menjadi tidak  kondusif yang berdampak pada psikis Dheya.

Aan yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Kampus Universitas Galuh Ciamis ini mengatakan perkembangan informasi terkait kepulangan Dheya ini justru menjadi pro kontra karena menghasilkan opini-opini publik yang berpotensi  terganggunya keharmonisan ditengah fokusnya pemerintah dalam menekan ancaman Pandemi Covid-19.

Dia juga menghimbau, khususnya kepada pemerintah kabupaten Ciamis agar mengajak duduk bersama semua pihak untuk menyikapi pasca kepulangan Dheya, baik itu Koni Ciamis, Disbudpora dan para awak media yang turut serta memberitakan soal kepulangan Dheya agar menghasilkan win-win solution sehingga suasana bisa kembali harmonis.

Berita Terkait : Koni Hanya Bekali Atlet Ciamis Rp. 5 Juta Untuk Berlaga Di PON XX Untuk Jabar

Aan menjelaskan, kalau semua pihak berdalih untuk mencari pembenaran masing-masing maka polemik ini akan berkepanjangan. Jadi, menurutnya, itu bukanlah solusi karena setiap media pasti memberitakan sesuai hasil wawancara dengan Narasumber yang dalam hal ini adalah Dheya.
“Saya sudah menyimak setiap pemberitaan media. Maka, langkah terbaik yang harus diambil adalah duduk bersama untuk menyatukan pendapat bagaima mengapresiasi prestasi yang diraih Dheya yang telah berhasil mengharumkan nama Ciamis melalui PON XX Papua untuk Jawa Barat. Sebab, kalau berdalih dengan pembenaran masing-masing justru polemik ini akan berkepanjangan. Yang jelas, kita bersyukur Dheya sudah selamat sampai di Ciamis dengan sehat walfiat, dan kita doakan agar 12 Atlet kita lainnya bisa pulang dengan selamat juga” papar Aan kepada Wartawan, Jumat (15/10/21).

Dia menambahkan, kejadian ini agar menjadi pembelajaran untuk kedepannya. “Sudahi polemik ini, dan biar menjadi intropeksi bagi semua pihak. Jangan saling menyalahkan, agar kepedulian kita terhadap Dheya dapat menjadi motivasi Dheya dan atlet-atlet lainnya” papar Aan. (**Agus Firman).

News Feed