Andry Akan Kawal Perjanjian yang Disepakati 1 Bulan Kedepan

Andry Akan Kawal Perjanjian yang Disepakati 1 Bulan Kedepan

Andry Perwakilan 8 Desa Yang Terdampak Mengawal Perjanjian
Untuk 30 hari Kedepan.

Bangka, buletinindonesianews.com — Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) Hasil yang dicapai dari pertemuan BAP DPD RI dengan Pihak  Pemprov Babel maupun Pemkab Bangka dengan PT. GML dan 8 Desa dari 3 Kecamatan terdampak menghasilkan 5 Poin Kesepakatan  bersama yang telah disetujui semua pihak”, Kamis (17/6/2021).

5 Poin Kesepakatan yang tertuang dalam Kesepakatan penandatanganan bersama yang telah dihasilkan diantaranya, PT. GML sepakat akan membangun kemitraan dengan masyarakat  melalui perkebunan masyarakat atau plasma, tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dengan penyerapan tenaga kerja lokal maupun skill non skill, dan masalah tumpang tindih lahan PT GML dengan kawasan hutan PT Timah, serta CSR yang disepakati.

Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) Hasil yang dicapai dari pertemuan BAP DPD RI dengan Pihak  Pemprov Babel

Berikutnya,  Pemkab Bangka akan mengagendakan kembali pertemuan bersama dengan PT. GML dan perwakilan masyarakat terdampak,selanjutnya Pemprov Babel menyepakati untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait indikasi tumpang tindih lahan PT GML dengan kawasan hutan PT. Timah  dalam 30 hari setalah rapat dilaksanakan.

Kemudian, PT. GML akan berkomitmen untuk memenuhi
dari keuntungan bersih perusahaan sesuai Perda Provinsi Babel nomor 7 tahun 2012.lingkungan perusahaan yakni sebesar 1 persen sampai 2 persen.

“Andry selaku Kepala Desa Bukit Layang yang mewakili 8 desa dari 3 Kecamatan yang terdampak mengatakan, kami akan mengawal perjanjian yang telah disepakati untuk 30 hari kedepan setelah hasil dari kesepakatan yang telah disetujui yang dihasilkan pada hari ini yang merupakan perjalanan panjang dapat ditindaklanjuti oleh semua Stakeholder yang ada, Pemprov Babel, Pemkab Bangka dan Dinas terkait, karena masyarakat menunggu-nunggu Kesepakatan yang dihasilkan pada hari ini”, jelasnya.

“Kami yakin Pemprov Babel, Pemkab Bangka, Dinas terkait dan  pihak PT. GML Kalau itu transparan demi kesejahteraan masyarakat seperti yang dikatakan Dirut PT.GML tadi Ia akan mundur kalau perusahaan tidak berkontribusi buat masyarakat seperti yang terjadi waktu masih di PT. THEP “, Ungkapnya.

Ia berharap, kepada masyarakat untuk bersabar karena dalam waktu 30 hari ini semua dapat terealisasi dengan baik dan  sesuai dengan harapan masyarakat yang ada di 8 Desa di Kabupaten Bangka dan kami
sangat berterima kasih kepada Ustadz Zuhri Syazali dan kawan kawan dari BAP DPD RI kami harapkan ini dapat kita kawal bersama, baik itu BAP DPD RI, Pemprov Babel, Pemkap Bangka baik itu media massa, masyarakat, dan Desa terdampak semuanya mengawal,” Tutup Andry.


(Wawan Bangka)

Admin BIN