oleh

ASN dan PNS Sukabumi Diminta Bersikap Netral dalam Pilkada 2018

Buletin Indonesia News

Sukabumi,– Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Sukabumi diminta agar bersikap netral dalam pilkada serentak di tahun 2018 yang akan datang. Mereka dilarang untuk mendukung salah satu pasangan calon peserta pilkada, dan tidak boleh ikut berkampanye.

“Kami menghimbau seluruh PNS harus netral dan tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Saleh Makbullah Rabu (27/12/17).

Pilkada yang serentak di laksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 seperti di ketahui pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Walikota serta Wakil Walikota. Untuk pencegahan PNS tidak bersikap netral  pemkot sekabumi telak membentuk Desk untuk pilkada, salah satu perannya yakni untuk melakukan pemantauan terhadap seluruh PNS di lingkungan Pemkot Sukabumi.

Selain itu ungkap Saleh, tugas Desk pilkada ini untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan pilkada serentak 2018 di Kota Sukabumi. Di mana terangnya Desk akan mendata perolehan suara untuk kepentingan internal yakni nantinya akan diserahkan kepada Wali Kota Sukabumi, Gubernur Jawa Barat dan Presiden.

Saleh menerangkan dahwa pemkot telah menerima surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) baik dari tingkat sukabumi hingga pusat. Intinya ujar Dia seluruh PNS atau ASN harus netral dan dilarang keras berpihak kepada salah satu calon apalagi ikut serta dalam kampanye.

“Jika ada PNS yang melanggar aturan tersebut akan ditindak dan dijatuhi sanksi secara tegas,” tegas Saleh.

Di antaranya mulai dari sanksi administratif hingga diberhentikan dari PNS atau ASN disesuaikan dengan tingkat pelanggarannya.

Editor : Yania

Komentar

News Feed