oleh

ASN Harus Punya Integrasi, Loyal Terhadap NKRI dan Pemkab Ciamis

www.buletinindonesianews.com

CIAMIS, Jabar — Ada neberapa hal yang harus di pedomani oleh Asosiasi Sipil Negara (ASN) diantaranya harus mempunyai integrasi, loyal terhadap NKRI dan loyal pada Pemkab Ciamis, demikian hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya ketika membuka secara langsung acara Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Pemerintah Kabupaten Ciamis Golongan II Angkatan VI dan VII tahun 2021, Senin (27/09/2021) di Aula BKPSDM Ciamis.

Latsar tersebut diikuti oleh 77 orang peserta, 69 orang diantaranya mengikuti pelatihan secara langsung dan 8 orang sisanya mengikuti pelatihan secara virtual di rumahnya masing-masing karena dinyatakan positif Covid-19.

Menurut Bupati, para peserta latsar harus bahu membahu bekerjasama untuk mencapai apa yang menjadi visi misi Kabupaten Ciamis. “Kalau ASN nya tidak bekerjasama ini akan sulit dalam mencapai visi misi, tapi tidak ada yang tidak mungkin kalau kita bekerjasama dan bahu membahu,” katanya.

ASN harus bekerja secara profesional dan mempunyai harga diri, juga menyadari bahwa ASN adalah pamong praja yang harus senantiasa memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat apapun kondisinya. ASN jangan mudah menyerah terhadap semua tantangan dan hambatan yang dihadapi.

“Namun semua itu adalah tantangan bagi kita ASN harus memiliki mental yang kuat, terus berjuang dan niatkan untuk ibadah,” tegasnya. Bupati juga mengingatkan agar para peserta senantiasa mempedomani dan patuh pada protokol kesehatan, hal itu agar kegiatan tersebut tidak menjadi klaster dari virus Covid-19.

Sementara itu Kepala BKPSDM Kabupaten Ciamis Yeyet Trisnayati menambahkan kegiatan latsar CPNS angkatan 2 golongan 6 dan 7 tersebut merupakan latsar terakhir di tahun 2021, dan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, seluruh peserta latsar diwajibkan melaksanakan swab PCR sebelum mengikuti kegiatan.

“Kegiatan latsar CPNS ini merupakan yang terakhir di tahun 2021, dan akan dilaksanakan mulai tanggal 27 September sampai tanggal 25 November 2021 baik secara on campus maupun off campus, semua peserta telah melakukan swab PCR dan menerapkan Prokes yang ketat untuk mengantisipasi terjadinya klaster baru,” pungkasnya. (Nank Irawan*)

News Feed