AWAN Sambangi Dinas Pendidikan Kota Depok

AWAN Sambangi Dinas Pendidikan Kota Depok

DEPOK, BINews.com – Pengurus Asosiasi Wartawan Nasinal (AWAN) Kota Depok, sambangi Dinas Pendidikan Kota Depok untuk silaturahmi kepada Kepala Dinas dan Sekdis, pengurus AWAN yang terdiri ketua Andre Tambunan,S.E, Wakil. Ketua Ramli Tumanggor, Sekretaris Ailando.P.S. Bendahara Tiorima Manalu, Amd, dan Koord.Bid.Hukum David Malau, S.E, di ruang kerjanya, Selasa (11/11/2020).

Audensi/silaturahmi pengurus AWAN Andre selaku Ketua menyampaikan dengan adanya Silahturahmi yang baik serta hubungan komunikasi sinergitas antara Disdik dengan AWAN yang dijalin harmonis dengan Disdik Kota Depok dapat memberikan warna dalam publikasi pendidikan yang dapat membangun generasi cerdas.

Kadisdik Kota Depok Drs. H.M Thamrin, S.So. MM bersama pengurus Awan Depok

Dalam pertemuam silaturahmi pengurus AWAN mempertanyakan prihal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang ada di Kota Depok? Menurut Drs. H.M.Thamrin, S.Sos, M.M selaku Kadisdik menyampaikan bahwa PPDB telah diatur dalam Juknis dengan sistem “Zonasi” dan Kuota per sekolah tetapi mengakomodir siswa berprestasi akademis sebesar 10% dari kuota.

Untuk siswa berprestasi seni dan olah raga sebesar 10% dari kuota, siswa dengan kategori miskin,siswa yang terdampak Covid 19 20% dari kuota, dan merupakan putra-putri para Guru 5% kuotanya.

Namun, tidak semua peserta didik yang lulusan dari SD Negeri / Swasta tidak mungkin semuanya ditampung disekolah negeri. 26 Sekolah Negeri Kuotanya hanya 9.000 Siswa, sedangkan Lulusan SD sebanyak 36.000 Siswa, dan bagaimana juga nasib dengan SMP Swasta?

Sedangkan perihal Rotasi guru Drs. H.M.Thamrin, S.Sos, M.M mengatakan rotasi kepala sekolah maksimal 4 tahun, dilihat juga raport dari kepala sekolah tersebut. jika raportnya/konditenya kurang,maka kepala sekolah akan dikembalikan lagi menjadi Guru, tetapi sebaliknya, akan di promosikan ke sekolah- sekolah lain atau dipromosikan menjadi pengawas.

“untuk guru yang promosi menjadi kepala sekolah harus memenuhi syarat dengan minimal mengajar selama 15 tahun, dengan usia 53 tahun, serta mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) Kepala Sekolah di Kemendiknas agar mendapatkan sertifikat kepala sekolah,” beber M.Thamrin saat menerima pengurus AWAN di ruang kerjanya belum lama ini.

Dikatakannya yang mengikuti Diklat Guru dipromosikan menjadi kepala sekolah sebanyak 41 Orang, untuk menggantikan kepala sekolah yang memasuki masa purna bhakti dan yang Wafat.

Menyinggung tentang Kantin Sehat H.M.Thamrin, S.Sos,M.M menuturkan bahwa pengelolaan kantin diatur masing-masing sekolah. Namun sehubungan dengan masa Pandemi Covid 19, tentang adanya jajanan-jananan di luar gerbang sekolah, menurut Thamrin berharap nantinya, tidak akan ada lagi, masing- masing sekolah menyediakan kantin, atau siswanya membawa bekal makan dari rumah masingnya.

Kadis berharap kepada wartawan dapat memberikan Informasi yang membangun serta data dan Narasumber yang valid dapat dipertanggungjawbkan, sehingga tidak menjadikan berita atau Informasi tidak benar “/Hoax”.

“AWAN sebagai wadah media/wartawan yang dapat bersinergi menjadikan corong Penyeimbang penyampaian berita pada publik secara balance, bukan memberitakan hal-hal buruk apalagi dalam dunia pendidikan, tetapi menyajikan berita yang dapat membangun untuk generasi muda agar menjadi generasi yang cerdas dimasa depan,” tutupnya.

(Lando)

Admin BIN