oleh

Bangka Belitung Akan Memiliki Pelabuhan Ekspor Impor, Ketua DPRD : “Mudah-mudahan 2022 sudah terealisasi”

BELINYU, buletinindonesianews.com — Segera, Kep. Bangka Belitung (Babel) akan memiliki pelabuhan ekspor impor segera terwujud. Kabarnya pelabuhan perintis yang berada di utara pulau Bangka, tepatnya di kecamatan Belinyu, kabupaten Bangka telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Hal ini terungkap pada saat Ketua DPRD provinsi kep. Babel, Herman Suhadi, S.Sos meninjau pelabuhan Belinyu, Jumat siang (16/07/21).

Dikatakan Herman, pemerintah pusat dalam hal ini kementrian perhubungan mempunyai rencana untuk pengembangan pembangunan fasilitas pelabuhan pangkal balam yang berlokasi di Tanjung Gudang, kecamatan Belinyu.

“Kita bersama-bersama eksekutif, legislatif, pelindo dan KSOP akan mendorong percepatan pembangunan pelabuhan Belinyu ini, kita akan dorong ini terus juga melalui perwakilan kita yang ada di DPR RI. Mudah-mudahan 2022 sudah terealisasi” ujar Ketua DPRD.

Ketua DPRD Babel Herman Suhadi beserta rombongan saat tiba di Pelabuhan Belinyu

Lebih lanjut politisi PDI-P ini mengatakan ingin menjadikan Belinyu ini sebagai Kawasan Startegis Nasional (KSN).

“Dengan adanya pelabuhan ekspor impor Belinyu ini akan mempercepat menjadikan Belinyu sebagai Kawasan Startegis Nasional,” ucapnya.

Menurutnya, konsep pembangunan pelabuhan Belinyu ini sendiri mengusung konsep pelabuhan yang terintegrasi yang memiliki : terminal peti kemas internasional dan domestik, terminal roro dan pelabuhan perikanan.

Dikesempatan yang sama kepala Bappeda provinsi kep. Babel, Ferry Insani mengatakan bahwa beberapa minggu yang lalu pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Kementrian Perhubungan RI program-program pembangunan yang ada di kep. Babel.

“Sekitar 3 minggu yang lalu kami (Pemprov Kep. Babel) telah melakukan virtual meeting bersama bapak menteri, kami meminta kep. Babel harus mempunyai pelabuhan yang representatif dan salah satu yang mempunyai potensi alam tersebut adalah Belinyu,” kata Ferry.

Ketua DPRD Babel Herman Suhadi

Ditambahkan pejabat esselon II provinsi kep. Babel ini bahwa dengan adanya pembangunan pelabuhan Belinyu ini nantinya akan menambah geliat ekspor impor terutama untuk komoditas unggulan di kep. Babel.

“Kita punya beragam potensi komoditas ekspor seperti, udang vaname yang diperkirakan kep. Babel bisa memproduksi 2000ton/bulan, CPO, non logam, lada dan produk unggulan lainnya dari kep. Babel,” tambahya.

Dengan adanya pembangunan pelabuhan ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar dan menambah peningkatan PAD bagi provinsi kep. Babel.

“Jadi kami mohon dukungan masyarakat dan DPRD untuk disoundingkan ke pemerintah pusat agar tahun depan dapat terealisasi,” tutup Ferry Insani.

Red

News Feed