oleh

Bangun Jaya “Dzhalim kepada Wakil Walikota Sama Saja Dengan Mendzhalimi Masyarakat Pangkalpinang Yang Memilihnya

Buletinindonesianews.com

Pangkalpinang, Babel — Politisi Partai Gerindra Bangun jaya turut serta buka suara terkait unggahan “sindiran” yang di sampaikan Wakil Walikota Pangkalpinang di status whatsapp yang saat ini ramai jadi perbincangan publik.

Bangun Jaya mengatakan bahwa sebagai politis melihat insiden yang sedang terjadi ini merasa sangat miris sekali dengan ketidakharmonisan Walikota dan Wakil Walikota ini.

“Saya sebagai wakil rakyat merasa sangat miris , seorang Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang terlihat tidak harmonis .Dan saya melihat ini sudah lama terjadi, semenjak dari awal pelantikan sampai sekarang,”  ungkap Politisi Partai Gerindra ini, saat dihubungi harian ini. Kamis (04/11/2021)

Ia juga menambahkan bahwa unggahan yang dibuat oleh Wakil Walikota tersebut tidak hanya sebagai curhatan belaka, akan tetapi menunjukan rasa kecewanya karena tidak dilibatkan dalam perencanaan pembangun selama 3 Tahun menjabat.

“Rasa sakit hati yang di rasakan oleh wakil walikota tersebut di ibaratkan habis manis sepah di buang karena kita juga tahu tidak mungkin rakyat memilih walikota tanpa ada wakil walikota” Katanya

“Dzhalim kepada Wakil Walikota berarti sama saja dengan mendzhalimi masyarakat Pangkalpinang yang memilihnya. Ini akan menjadi beban moral bagi Wakil Walikota yang punya amanah untuk membawa aspirasi sebagian masyarakat yang telah memilihnya,” Tambah Bangun Jaya

Lebih lanjut, di khawatirkan dengan buruknya komunikasi antara Walikota dan Wakil Walikota ini dapat mengakibatkan pembangunan kota Pangkalpinang tidak sesuai dengan janji politik mereka.

“Tidak diberdayakannya Wakil Walikota ini menunjukkan kepemimpinan seorang Walikota sangat amburadul, kalo Kepala Daerah serta Wakilnya saja tidak harmonis bagaimana mereka bisa membangun Kota Pangkalpinang sesuai janji politik mereka” Lanjut Ketua Fraksi Gerindra tersebut.

Terakhir, Ia mengungkapkan jika dirinya menjadi Pimpinan Daerah tentu akan meminta maaf secara terbuka kepada publik dan kembali fokus dalam pembangunan daerah

“kalau saya berada di posisi walikota sebagai seorang pemimpin dan juga sebagai seorang adik, saya akan meminta maaf secara terbuka kepada pak Sopian dan masyarakat kota Pangkalpinang dan kembali fokus bekerja untuk rakyat, Itu kalo saya yah” Tutup Bangun Jaya

(Edoy)

News Feed