oleh

Banten Menjadi Salah Satu Daerah Yang Terjangkit Wabah Difteri Sepanjang Tahun 2017

Buletin Indonesia News

Serang ,–  Warga Banten terjangkit wabah difteri yang saat ini sudah menyebar di beberapa daerah salah satunya di Balaraja. Bakteri Corynebacterium diphtheriae semakin menambah korban. Hingga hari Rabu 13 Desember 2017 malam sudah ada sekitar 91 Kasus terjadi di kalangan masyarakat.

Kasi Surveillance dan Krisis Kesehatan Dinkes Banten drg Rostiana menyampaikan “Tadi malam satu orang warga terkena wabah, umumnya masyarakat  kalangan anak dan dewasa terjangkit,” paparnya.

Pihak Dinkes meminta pasien asal Balaraja tersebut dirawat di RSUD Balaraja. Karena di ruang isolasi rumah sakit lain sudah penuh. Dan di Rumah Sakit tersebut juga ada 3 pasien yang sedang dirawat.

Rostiana melanjutkan bahwa pihak Dinkes sebetulnya sudah megirimkan surat dan nota dinas kepada Gubernur Banten (Wahidin Halim). Terkait status Kejadian Luar Bisa ( KLB) difteri. Tapi menurutnya Gubernur belum bisa menanggapi KLB tersebut dikarenakan baru 2 daerah yang menyatakan resmi KLB yaitu daerah Serang dan Tanggerang.

Rostiana menambahkan saat ini Dinas kesehatan sedang memfokuskan ke beberapa sekolah di Banten, untuk pemberian vaksin difteri. “ Kita kewalahan dengan waktu yang sangat singkat dan sasaran banyak. Sosialisasi tidak cukup persiapannya sehari jadi luar biasa,” tambahnya.

Hingga saat ini, wabah difteri di daerah Banten telah menelan beberapa korban hingga meninggal dunia di tahun 2017 ini diantaranya di daerah Banten 9 orang, Tanggerang 30 orang, Serang 14 orang, Kota Tanggerang 16 orang, Pandeglang 10 orang, Kota Serang 12 orang, Lebak 3 Orang, Tanggerang Selatan 4 orang, dan Cilegon 1 orang, serta pada kasus ini salah satu warga Menes Pandeglang dirawat di RSU Banten.

Reporter : Ade R

Komentar

News Feed