Banyak Warga Terjaring Operasi Yustisi Akhir Pekan , Termasuk Penjual Masker

Banyak Warga Terjaring Operasi Yustisi Akhir Pekan , Termasuk Penjual Masker

BINews

Banjar, – Polsek Banjar Polres Banjar Polda Jabar, sabtu ini (19/9) masih melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran dan penularan virus covid19, yaitu dengan sandi operasi Yustisi 2020.

Sejumlah 28 personil gabungan TNI dari koramil 1313, Polsek Banjar dan Pol PP kecamatan yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi sejatinya sebagai backup Satpol PP yang merupakan garda terdepan dalam penegakan perda.

warga yang ketahuan tidak melaksanakan aturan protokol kesehatan dalam operason

Dalam Operasi ini petugas akan memberlakukan sanksi bagi para pelanggar atau warga yang kedapatan tidak memakai masker.

“sanksinya ada macam-macam, ada yang bersifat administrasi berupa denda sesuai Peraturan Daerah, ada yang sifatnya pendekatan sosial seperti teguran atau sanksi fisik kerja di tempat sosial. Kita laksanakan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan 2020 ini untuk mengingatkan masyarakat, jangan membuat masyarakat merasa takut, resah dan khawatir. Buatlah Operasi Yustisi yang simpatik dan Humanis,” urai kapolsek Banjar AKP Rusdiyanto.

Operasi gabungan TNI, POLRI dan POL PP Kecamatan Banjar dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan ini dilaksanakan di Jalan Tentara Pelajar Kota Banjar Kelurahan Mekarsari kota Banjar yang di pimpin langsung Kapolsek Banjar AKP Rusdiyanto, SH, Danramil dan Camat Banjar.

Dalam operasi tersebut dilakukan penindakan terhadap 20 warga yang melanggar protokol kesehatan karena tidak memakai masker, atas pelanggaran tersebut di berikan sanksi hukum berupa Kerja Bakti dengan membersihkan sampah di Halaman Graha Banjar Idaman (GBI) Sekitar Jl. Tentara Pelajar. Sanksi lainnya pelanggar diberikan sanksi membaca doa, agar yg sudah berikhtiar memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan di berikan kesehatan dan keselamatan serta di jauhi dari virus corona serta membaca Pancasila.

Maksud dan tujuan di lakukan penindakan adalah karena penyebaran Covid di tingkat Nasional, provinsi dan kota meningkat sedangkan kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan masih kurang sehingga tindakan pencegahan yg selama ini berupa himbauan di tingkatkan menjadi penindakan.

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K.,M.H. melalui Kapolsek Banjar AKP Rusdiyanto, SH mengatakan Operasi ini dilakukan sebagai upaya untuk menegakan Peraturan Daerah, baik Pergub, Peraturan Bupati atau Peraturan Walikota, dalam rangka penegakan protokol kesehatan mencegah penyebaran virus covid-19.

Secara terpisah, operasi yustisi digelar juga oleh polsek Pataruman. AKBP Melda Yanny, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Pataruman AKP Cecep Edi Sulaeman, S.IP mengatakan bahwa operasi yustisi ini secara terus menerus akan dilaksanakan hingga 14 hari ke depan, dengan sasaran menegakkan kedisiplinan kepada masyarakat sesuai dengan Inpres RI No. 6 Tahun 2020.

Adapun petugas yang dilibatkan dalam ops yustisi, dengan kekuatan yang ada sebanyak 15 personil Kepolisian Sektor Pataruman dibawah kendali oleh PLH Kepala Kepolisian Sektor Pataruman IPDA Josua.

Dalam Ops yustisi tersebut menyisir ke setiap titik pusat keramaian yang berada diwilayah Kecamatan Pataruman Kota Banjar.

Dihari ke lima ops yustisi yang digelar pada malam hari, masih ada warga yang terjaring, kedapatan tidak memakai masker, hingga langsung diberikan tindakan disaat itu juga.

Sanksi hukuman yang didapatkan salah satunya berdiri tegak, dengan sikap sempurna sambil mengucapkan janji tidak akan mengulangi lagi, disaat keluar rumah akan selalu memakai masker. Selesai menjalani dari sanksi hukuman yang didapatnya, diberikanlah masker secara cuma cuma oleh petugas.

“Kami berupaya terus, menegakan Inpres RI No. 6 Tahun 2020 kedisiplinan penerapan protokol kesehatan terhadap masyarakat demi mencegah memutus mata rantai virus covid-19. Kalau bukan dari kita siapa lagi, sehat untuk kita, sehat untuk semua,” ungkap IPDA Josua.

Para pelanggar protokol kesehatan ditindak juga oleh personil gabungan tingkat kota. Dalam pelaksanaan operasi Yustisi tidak hanya siang hari, pada malam hari pun tetap dilaksanakan, karena disinyalir pada malam hari masyarakat yang beraktifitas di luar rumah tidak menggunakan masker.

Benar saja, pelaksanaan operasi yang dilakukan di simpang 4 alun-alun tersebut didapati banyak warga masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker, terutama para pengendaran sepeda motor dan mobil.

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K.,M.H. terjun langsung dalam operasi yustisi yang diikuti oleh personil Polres Banjar, Sat Pol PP, Dishub Kota Banjar, dan BPBD Kota Banjar tersebut menindak para pelanggar yang kedapatan tidak menggunakan masker dengan sanksi ringan dan sedang yakni, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengucapkan Pancasila, sampai Push Up.

Penindakan-penindakan tersebut dilakukan untuk membuat efek jera kepada para pelanggar untuk lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, hal tersebut disampaikan Kapolres Banjar di sela-sela kegiatan operasi.

“Tentunya kami bersama Sat Pol PP dan Dishub Kota Banjar sebagai penegak Perda dibantu BPBD melakukan operasi dan penindakan terhadap para pelanggar agar masyarakat lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan,” Ucap Kapolres Banjar.

Ironinya, pada malam operasi yustisi tersebut ada seorang penjual masker disekitar alun-alun yang juga menjadi salah satu pelanggar protokol kesehatan dengan berjualan tanpa mengenakan masker. (Susi)

Admin BIN