oleh

Berikut Empat Pokok Bahasan Dalam Pertemuan Bawaslu dan Jenderal TNI

Buletin Indonesia News.com

JAKARTA— Ketua Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Rahmat Bagja, dalam pertemuannya dengan Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), Jenderal Andika Perkasa beserta jajaranya mengatakan, terdapat empat pokok bahasan dalam pertemuan tersebut, Rabu (22/09/2022).

“Berkaca dari pemilu yang lalu, kami berharap ada bantuan dari rekan-rekan TNI dalam pengamanan jajaran Bawaslu,” kata Bagja, dikutip dari situs resmi KPU. 

Bagja juga menambahkan kedepannya mungkin TNI dan Bawaslu akan sinskronisasi data prajurit yang sudah masuk waktu pensiun. Data ini akan digunakan sebagai pengawasan Daftar Pemilih Tetap (DPT) prajurit TNI yang aktif dan sudah purna tugas.

Adapun keempat permintaan Bawaslu kepada Jenderal TNI beserta jajarannya yaitu:

  1. Bawaslu meminta TNI memberikan dukungan sistem keamanan, intelijen, dan sistem Keamanan Rakyat Semesta (Hankamrata) pada Pemilu 2024 mendatang. 
  2. Pengamanan TNI untuk seluruh jajaran Bawaslu hingga Pengawas Kecamatan (Panwascam) dalam melakukan pengawasan tahapan Pemilu Serentak 2024, yang diberikan oleh seluruh tingkatan teritorial TNI.
  3. Penyingkronan data terkait pengawasan Daftar Pemilih Tetap (DPT) prajurit TNI yang aktif dan sudah purna tugas, sehingga prajurit TNI yang sudah memasuki masa pensiun saat Pemilu 2024 berlangsung, maka seharusnya bisa ikut mencoblos karena sudah menjadi warga sipil. 
  4. Membuat nota kesepahaman terkait netralitas TNI pada seluruh tahapan Pemilu Serentak 2024.