oleh

Bersama Ecoprint, Lapas Bulu Semarang dijadikan Tempat Fashion Show

Buletin Indonesia News.com

SEMARANG, Jateng – Beberapa warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA alias Lapas Bulu terlihat sedang berjalan ala fashion show pada Selasa (08/11/2022) lalu. Tepatnya di sisi lapangan sampai bengkel kerja komplek Lapas Bulu.

Salah satu diantaranya, ada Wilaiwan Bonyiam atau sering dipanggil Biu WNA asal Bangkok yang ditangkap tahun 2018 lalu di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang karena membawa 1,15 kg sabu dari luar negeri.

Selain Biu, ada Erna Rosmalinda Isnaini selaku Selebgram dan Tiktokers yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika.

Selain para wanita, ada juga dua pria bernotabene pegawai LPP Semarang yang turut unjuk kebolehan dalam ajang fashion show dengan tema kain ecoprint.

Kegiatan ini didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Kerja LPP Semarang Rini Sulistyowati dan Entin Gartini selaku desainer, Diaspora asal kota Semarang yang sudah 12 tahun ini tinggal di Kanada.

Entin berujar bahwa Rini adalah muridnya dan setelah berbincang cukup jauh Entin baru tahu kalau Rini bekerja di LPP Semarang. Disitulah awal mula terjalinnya Kerjasama dengan LPP Semarang yang melibatkan warga binaan setempat.

“Saya ini aktif orangnya, kalau slow respons (berinteraksi untuk kerjasama) saya tinggal. Kebetulan Ibu Rini ini aktif juga chat dan klop, akhirnya nyambung,” ucap Entin.

Dia pun bersyukur akan ilmu yang diturunkan ke Rini, karena ternyata diberikan juga ke anak-anak didiknya yang merupakan warga binaan LPP Semarang.

Beberapa anak didiknya mendapatkan pemasukan berkat diadakannya gelar karya ini. Hitungannya untuk desain 1 baju, akan mendapatkan uang Rp. 100 ribu dan akan menjadi tabungan warga binaan yang bersangkutan.

“Selain ecoprint, disini ada juga bakery, batik. Totalnya ada 15 pokja (kelompok kerja),” papar Rini.

Tujuan diadakannya kegiatan seperti ini adalah untuk mengembangkan bakat, melatih kewirausahaan, dan banyak lainnya yang sangat bermanfaat untuk mereka yang dibina di LPP Semarang. Selain itu, diharapkan binaan di LPP Semarang ini dapat berinteraksi dengan pihak luar juga akan membantu integrasi sosial mereka setelah bebas dari penjara.