Bertambah 14 kasus, Cluster Pesantren Jadi Penyumbang Angka Terbanyak

Bertambah 14 kasus, Cluster Pesantren Jadi Penyumbang Angka Terbanyak

BANJAR, BINews.com – Cluster pesantren hari ini menjadi penyumbang terbesar angka penambahan kasus covid dikota Banjar yang kini mencapai total 117 kasus.

Sesuai data yang dirilis satgas penanganan covid melalui juru bicaranya, kontribusi cluster pesantren mencapai 21 kasus yang sebagian besar merupakan kasus penemuan kontak erat dengan salah seorang santriwati yang sebelumnya terkonfirmasi positif.

Petugas dari BPBD lakukan penyemprotan desinfektan dilingkungan pesantren

Dari 8 santriwati tersebut, Dinkes mengambil spesimen swab 53 kontak erat dan hari ini diketahui 13 santriwati terkonfirmasi positif.

Hal tersebut diutarakan dr Agus Budiana, kabid pencegahan dan penanggulangan penyakit Dinkes kota Banjar saat ditemui disela-sela pengambilan swab kontak erat cluster stasiun.

“hari ini pesantren langsung dilakukan penyemprotan desinfektan oleh BPBD untuk memutus mata rantai penyebaran virus,” imbuhnya.

Dikatakannya, hasil swab kontak erat cluster pesantren yang belum keluar hasilnya masih dalam proses analis dan masih menunggu antrian.

“antriannya cukup banyak jadi hasilnya tidak langsung keluar semua karena keterbatasan alat tes PCR di RSUD,” pungkasnya.

Data yang dirilis satgas penanganan covid menyebutkan hari ini ada 14 penambahan kasus covid, dengan rincian 13 cluster pesantren dan 1 kasus merupakan pasien suspek asal Desa Neglasari.

14 kasus terkonfirmasi positif hari ini, yaitu:

  1. R (P) 19 thn, Desa Kujangsari
  2. N (P) 13 thn, Desa Kujangsari
  3. S (P) 12 thn, Desa Kujangsari
  4. R (P) 12 thn, Desa Kujangsari
  5. L (P) 17 thn, Desa Kujangsari
  6. R (P) 17 thn, Desa Kujangsari
  7. L (P) 12 thn, Desa Kujangsari
  8. M (P) 14 thn, Desa Kujangsari
  9. R (P) 17 thn, Desa Kujangsari
  10. R (P) 17 thn, Desa Kujangsari
  11. M (P) 15 thn, Desa Kujangsari
  12. A (P) 17 thn, Desa Kujangsari
  13. A (P) 17 thn, Desa Kujangsari
  14. N (P) 49 thn, Desa Neglasari

Pasien suspek sudah menjalani isolasi di RSUD sementara pasien dari cluster Pesantren rencananya akan diisolasi di ruang isolasi pesantren.

(Susi)

Admin BIN