Ungkap Kasus Upal Senilai 600 Juta, BI Berikan Suvenir

Ungkap Kasus Upal Senilai 600 Juta, BI Berikan Suvenir

Buletin Indonesia News
Majalengka,–
Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Cirebon mengapresiasi Kepolisian Resort (Polres) Majalengka, Jawa Barat karena berhasil mengungkap kasus pemalsuan uang rupiah sebanyak Rp. Rp 600.000.000,- (enam ratus juta rupiah) di wilayah Majalengka, Indramayu, Madura dan Kalimantan. Apresiasi ini disampaikan langsung Hermawan selaku kepala BI Perwakilan Cirebon,  dalam press conference, Kamis (04/02/2021).
“Sebagai bentuk apresiasi karena berhasil mengungkap kasus dan jaringan peredaran uang palsu (Upal) di Indonesia,  kami telah  memberikan penghargaan dalam bentuk suvenir yang diserahkan langsung kepada Kapolres Majalengka AKBP Syamsul Huda, S.I.K., S.H., M.Si di ruang kerjanya karena keberhasilan ” papar Hermawan.

Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda, melalui Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan mengatakan, uang palsu yang disita dari tersangka berinisial AA (43) alias Guru merupakan mata uang asing dan rupiah.

Tonton Pengungkapan Kasus Upal 600 Juta :

“Dari tangan tersangka, kita berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya 202 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu yang sudah dipotong-potong dan lembaran katalog No SCWPM P140 model uang pecahan Rp 100 ribu. Selain itu, kita juga mengamankan  satu lembar uang euro palsu pecahan 500, mata uang real brazil palsu pecahan 500, dan satu lembar mata uang dong vietnam dengan pecahan 1000” papar Kasat Reskrim.

Siswo menambahkan, barang bukti lain yakni bahan-bahan yang digunakan untuk mencetak uang palsu ini juga turut diamankan.

*(Reporter : Emma)

Admin BIN