oleh

Bukan Pemerintah, Warga Perbaiki Jalan Secara Swadaya

BANJAR, Jawa Barat – Rusaknya beberapa ruas jalan di lingkungan Pintusinga RT 3 RW 19 Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar diakali warga setempat dengan patungan secara swadaya demi memperbaiki jalan yang sudah beberapa tahun ini tidak tersentuh perbaikan dari anggaran Pemerintah.

Secara swadaya, warga Pamongkoran ini kompak patungan dan bergotong royong untuk memperbaik jalan selalu digenangi banjir apabila turun hujan.

Kendati sudah di alokasikan untuk perbaikan jalan oleh Pemerintah Kelurahan Banjar pada Tahun 2022, warga tetap sepakat memperbaiki jalan yang menghubungkan kelurahan Banjar dengan Desa Binangun tersebut.

Pasalnya, jalan penghubung dua wilayah tersebut merupakan akses utama sekaligus sarana yang penting dalam menunjang aktivitas warga baik itu kegiatan mobilisasi dalam bidang pertanian maupun perdagangan. “Jalan ini merupakan akses yang menghubungkan dua wilayah dan merupakan jalan hidup, sangat licin dan selalu banjir saat turun hujan sehingga kerapkali genangan airnya merusak bangunan rumah warga,” keluh Ida.

Warga yang turut sepakat patungan untuk memperbaiki jalan. Selain rusak dan licin, jalan ini memang selalu menjadi akses utama aktivitas warga yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pedagang.

Jalan sepanjang kurang lebih 200 meter tersebut memang sudah lama tidak terawat dan hanya berupa jalan setapak dari tanah sehingga bila turun hujan dikhawatirkan dapat mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara motor yang melintasinya.

Lurah Banjar, Budi Kuswandi saat dikonfirmasi mengaku sangat bangga dengan kekompakan warga di Lingkungan Pamongkoran.

“Sebelumnya kami sudah anggarkan dana perbaikan jalan untuk lingkungan Pintusinga di RW 17 dan RW 19 pada Tahun 2022. Tapi karena darurat, warga melakukan swadaya untuk perbaikan jalan dan kami sangat mengapresiasi kekompakan warga Pamongkoran,” ucapnya, Minggu (28/11/2021).

Budi berterimakasih atas partisipasi masyarakat secara swadaya mengingat sebelumnya anggaran perbaikan jalan terkena dampak refocusing Covid-19 sementara perbaikan jalan menjadi tolak ukur dalam pembangunan suatu daerah.

“Untuk anggaran perbaikan jalan Tahun 2022, kami tetap mengalokasikan ke dua wilayah di Lingkungan Pintusinga termasuk Pamongkoran dan semoga itu bisa membuat infrastruktur daerah setempat lebih baik lagi sehingga tidak menjadi kendala bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonominya,” tanggapnya. (Bayu**)

News Feed