oleh

Bupati Bangka Mulkan, untuk Capaian 6 Desa Kecamatan Pemali ini Sangat Luar Biasa Memenuhi Ketentuan

Buletin Indonesia News.com

Sungailiat Bangka, — Rapat Evaluasi pelaksanaan APBDes tahun anggaran 2022 Desa se-Kecamatan Pemali di buka Bupati Bangka Mulkan SH MH yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka, Selasa (15/11/2022 ).

Bupati Bangka Mulkan, sambutannya mengatakan kegiatan ini di lakukan dalam rangka untuk mengevaluasi semua kegiatan atau program mulai dari tingkat Desa, Lurah dan Kecamatan.

“Kita secara rutin melakukan kegiatan coffe morning yang bertujuan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan progres atau kegiatan yang ada di Kabupaten Bangka secara umum baik di Desa, dan Kelurahan atau Kecamatan dan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak inginkan dari Pemerintah Pusat terutama dalam hal penyerapan anggaran yang telah dikucurkan di Desa tersebut tidak maksimal, kerana Desa adalah ujung tombak pembangunan,” ungkap Mulkan.

Lanjutnya, “Disamping agar Pemerintah Pusat tidak berpendapat kalau di Pemerintah Kabupaten Bangka ada pola pembiaran dan tidak ada pembinaan dari instasi terkait terhadap Desa-Desa tersebut sehingga banyak dana yang tidak terserap atau terealisasi dan apa penyebanya, ini yang harus kita selesaikan. Oleh sebab itu mari kita kawal bersama agar dana-dana ini bisa berjalan baik dan lancar dan tidak mandek, saya tekankan kepada Kepala Desa, BPD dan perangkat desa yang ada di Kecamatan Pemali khususnya disemua Desa yang ada di Kabupaten Bangka umumnya untuk betul-betul memaksimal terhadap penyerapan anggaran Desa,” kata Mulkan.

“Jadi Kades dan BPD agar membuat perencanaan yang tepat sasaran dan tepat guna dan harus sesuai dengan hasil musdus, musdes, dan RKAP-nya, dan yang paling penting adanya koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait, sehingga semua program dan kegiatan di desanya tidak terhambat dan dapat berjalan,” ujarnya.

Ditempat yang sama saat diwawancara wartawan, Mulkan mengatakan, “Ini sangat luar biasa dari 6 Desa yang ada di Kecamatan Pemali capaian-capaian terutama untuk progres pelaksanaan-pelaksanaan memenuhi terhadap ketentuan-ketentuan, tetapi yang paling terpenting menyangkut kepentingan masyarakat terutama terhadap kesehatan masyarakat,” terangnya.

“Dari 6 Desa yang ada di Kecamatan Pemali sudah ada jamban atau MCK jadi kebiasaan yang lama tidak ada lagi, dan untuk masalah PBB juga sudah mencapai ada beberapa Desa yang masih dibawah 70% untuk ditingkatkan lagi, sehingga dengan pendapatan inilah kita bisa membangun terutama infrastruktur kita yang belum memadai seperti jalan karena jalan merupakan akses.

Tambah Mulkan “Ini antensi kami selaku Kepala Daerah semua seperti jalan karena ini akses kita menghubungkan semua sektor pendidikan, kesehatan, pertanian dan juga menyangkut batas Desa ini merupakan hal yang sangat penting,” ujarnya.

Saat ditanya wartawan masalah Gedung Serba Guna (GSG) Kecamtan Pemali yang kurang perawatan, Mulkan mengatakan “Apa yang saya sampaikan kalau menunggu anggaran kita cukup dan tidak cukup-cukup, tetapikan harus proaktif dari pada katakanlah yang punya rumah mungkin Pak Camat agar mengusulkan bangunan-bangunan yang kita miliki harus ada perawatan. Jangan sampai nanti gedung yang kita miliki membuat fatal daripada kegiatan kita dan akan membuat pembiayaan lebih besar lagi kalau dirawat pembiayaan tidak begitu besar seperti Gedung (GSG) ini mungkin 200 juta cukup tidak sampai pembiayaan milyaran , tapi harus pro aktif dari pada Camatnya, Sekcamnya untuk mengusulkan kepada Bupati untuk menganggar dari perawatan gedung ini,” tegas Mulkan.

(WAWAN)