oleh

Bupati Ciamis : Gotongroyong Warisan Leluhur Harus Dilestarikan

buletinindonesianews.com

CIAMIS, Jabar — Gotongroyong merupakan warisan leluhur yang harus di lestarikan, karena kemerdekaan pun diraih berkat kerjasama dan gotong royong leluhur pada saat itu, hal tersebut dikatakan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya didampingi Sekretaris Daerah, H. Tatang ketika menghadiri acara serah terima pengelolaan aset Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada Yayasan Masjid Besar Kecamatan Lakbok, Selasa, (06/10/2021).

Aset yang diserahkan tersebut adalah sebidang tanah berupa sawah seluas 450 bata yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Ciamis, H. Lili Miftah dan diterima oleh Ketua Yayasan Masjid Besar Kecamatan Lakbok, Rafi’i Sugiono.

Dijelaskan Bupati, aset yang di serahkan tersebut berasal dari infak masyarakat Ciamis yang dikelola oleh BAZNAS, bukan hanya masyarakat saja ASN juga sama mengeluarkan infaknya bekerjasama dengan BAZNAS untuk membantu masyarakat di Kabupaten Ciamis.

“Saya sangat bahagia sekali mendengar laporan dari ketua Baznas tentang penyerahan aset, hal ini menunjukan jiwa sosial dan gotong royong masyarakat di Kabupaten Ciamis masih tinggi, kalau kita bisa bergotong royong, bahu membahu Insyallah tidak akan ada hal yang sulit untuk dikerjakan,” katanya.

Bupati juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada BAZNAS karena telah mampu menyerahkan aset berupa sawah tersebut kepada Yayasan Masjid besar di Kecamatan Lakbok. “Saya harap aset sawah yang diserahkan pengelolaannya ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat dan kemakmuran masjid,” harapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Ciamis, H. Lili Miftah mengatakan saat ini BAZNAS tengah menggelorakan Gerakan Cinta Zakat dan Infak, dengan mengajak seluruh desa agar melakukan ibadah infak. “Saat ini sudah ada 140 desa yang infak nya disimpan di BAZNAS, dan kami berharap kedepanya seluruh desa di Ciamis dapat mengikutinya, ” Ungkapnya.

Menurutnya, infak yang terkumpul di BAZNAS nantinya dapat digunakan kembali untuk kegiatan sosial, seperti membangun rutilahu termasuk penyerahan pengelolaan aset tanah seperti kegiatan yang dilakukan saat ini. Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pula penyerahan bantuan untuk rutilahu kapada dua orang penerima masing-masing sebesar Rp. 10.000.000 yang berasal dari infak masyarakat. (Nank Irawan*)

News Feed