oleh

Bupati Ciamis: Titipkan Tata Kelola Keuangan Tertib Administrasi, Dalam Pelantikan Kepdes

CIAMIS, buletinindonesianews.com
Dalam menjalankan tugas, kepala desa (Kades) harus tertib administrasi, terutama dalam tata kelola keuangan, hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya dalam acara pelantikan kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak 2019 di Stadion Galuh Ciamis, Rabu (03/02/2021).

Sebanyak 143 kepala desa terpilih yang dilantik tersebut, salah seorang diantaranya mengikuti secara virtual, karena terjerat pelanggaran hukum dan kini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Jabar.

Dikatakan Bupati, para kepala desa agar bisa menjalankan amanah tugas yang diemban untuk membangun desanya dengan sebaik-baiknya.

“Sebagai manajerial di tingkat desa, kepala desa harus mampu menertibkan administrasi anggaran sesuai perundang-undangan yang berlaku, untuk itu saya titipkan dalam menjalankan tugas harus tertib administrasi, terutama dalam tata kelola keuangan,” katanya.

143 Kepala Desa terpilih mengikuti pelantikan oleh Bupati Ciamis di Stadion Galuh

Menurutnya, Pembangunan daerah merupakan tugas bersama, rata-rata setiap desa APBD Desanya tidak kurang dari Rp. 2 Milyar dan itu harus dipertanggungjawabkan serta dipantau oleh masyarakat, untuk itu Bupati berharap agar para Kades itu harus betul-betul tertib dalam mengelola administrasinya sesuai dengan aturan, karena administrasi adalah bukti fiisik yang harus dipertanggungjawabkan, tidak bisa dengan asumsi atau pun argumen karena itu adalah bukti administrasi.

“Jika Kades tersandung tindak pidana korupsi itu adalah tanggungjawab pribadi, dan harus mempertanggungjawabkannya sendiri,
tidak ada tanggungjawab lembaga,” jelasnya.

Herdiat juga mengharapkan agar kades yang dilantik dapat bekerja dengan semangat tinggi, tulus, iklhas, amanah dalam membangun desanya juga melayani masyarakatnya.

“Lupakan Pilkades atau pun Pilkada, tidak ada lagi massa pendukung atau yang tidak mendukung, semua adalah masyarakat yang harus diperlakukan sama, mari sama-sama menata dan membangun desa masing-masing dan tetap mempedomani protokol kesehatan, karena pandemi Covid-19 masih berlangsung dan Ciamis kini kembali ke zona merah,” terangnya.

Sementara Sekda Kabupaten Ciamis, H Tatang menambahkan, ada 143 orang kades terpilih hasil Pilkades serentak 2019 yang mengikuti pelantikan, namun yang dilantik secara langsung sebanyak 142 orang dan satu orang mengikutinya secara virtual.

“Satu orang kades mengikuti pelantikan secara virtual di Polda Jabar, dia terjerat pelanggaran hukum yang sekarang masih dalam pemeriksan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”katanya.

Dijelaskannya, pelantikan kades serentak tersebut sengaja dilaksanakan di Stadion Galuh Ciamis, karena pelantikannya harus dilaksanakan dalam satu hari juga masih dalam pandemi Covid-19.

“Kita laksanakan pelantikan di Stadion ini karena lebih luas dan terbuka, tapi tetap kita jalankan protokol kesehatan dengan 3 M, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer,” jelasnya

Sekda juga menghimbau agar para kades yang baru dilantik agar tertib dalam administrasi penata kelolaan keuangan, karena di desa itu APBDes mencapai Rp. 2 Milyar.

“Kalau kita tertib dalam mengelola administrasi keuangan sesuai dengan aturan yang ada, Insya Allah tidak akan terjerat hukum,” pungkasnya.

(Nank)