oleh

Bupati dan Wakil Bupati Bangka Dapat Kartu NPWP Baru Berupa NIK Dari KPP Pratama Bangka

Buletin Indonesia News.com

Sungailiat Bangka, — Bupati 
Bangka Mulkan menggelar audiensi dan sosialisasi pemutakhiran NPWP bagi wajib pajak orang pribadi, wajib pajak badan dan wajib pajak instansi Pemerintah dengan KPP Pratama Bangka di rumah Dinas Bupati Bangka, Senin (16/01/2023).

Sosialisasi dihadiri Wakil Bupati 
Bangka Syahbudin, Sekda Bangka H. Andi Hudirman, para pejabat dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka dan tamu undangan lainnya.

Dalam audiensi dan sosialisasi ini Bupati Bangka Mulkan dan Wakil Bupati Bangka Syahbudin mendapatkan kartu NPWP pribadi yang baru dengan nomor NIK, sedangkan kartu NPWP yang lama ditarik oleh KPP Pratama Bangka.

Ditambahkan juga ada penyerahan surat dari Dirjen Pajak RI oleh Kepala KPP Pratama Bangka kepada Bupati Bangka

Kepala KPP Pratama Bangka, Gorga mengatakan sesuai amanat UU saat ini penggunaan NIK nomor induk kependudukan menjadi nomor NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

“Sebenarnya aturan ini sudah berlaku sejak 14 Juli 2022 lalu, namun saat ini nomor NPWP yang lama masih berlaku hingga 31 Desember 2023 nanti dan pada 1 Januari 2024 nanti semuanya sudah berlaku nomor NIK menjadi nomor NPWP,” jelas Gorga.

Tambahnya, tujuan perubahan ini untuk menuju Single Indentification Number atau satu data identifikasi, sehingga membuat masyarakat tidak perlu repot-repot lagi dengan hanya satu nomor NIK saja bisa melakukan banyak administrasi.

“Target kita mudah-mudahan mulai 1 Januari 2024 seluruh masyarakat Indonesia sudah menggunakan nomor NIK menjadi nomor NPWP untuk orang pribadi,” katanya.

Sementara itu Bupati Bangka 
Mulkan mengatakan “Dengan adanya amanat dari UU mengenai nomor NIK menjadi nomor NPWP, maka ke depan tidak ada lagi warga negara di Kabupaten Bangka yang tidak memiliki NPWP,” kata Mulkan.

“Jadi nanti setiap warga negara yang memiliki KTP dengan NIK maka otomatis setiap warga ini juga memiliki NPWP orang pribadi, sehingga semua warga negara otomatis terdaftar menjadi wajib pajak, di mana pajak ini sangat penting bagi pembangunan negara kita,” ujar Mulkan.

(WW)