Bupati H. Karna Sobahi: Gelar Rakor Evaluasi Perkembangan Pergerakan Covid-19 di Majalengka

Bupati H. Karna Sobahi: Gelar Rakor Evaluasi Perkembangan Pergerakan Covid-19 di Majalengka

MAJALENGKA, buletinindonesianews.com – Guna menindaklanjuti situasi dan kondisi mengenai perkembangan pergerakan Covid-19 di Kab. Majalengka, Bupati menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Covid-19, yang bertempat di Gedung Yudha, Juma’t 20/Nopember/2020)

Rakor Evaluasi Penanganan Covid-19 diikuti unsur Forkopimda hadir pada kesempatan itu Kapolres Majalengka, Dandim 0617, Sekda, para Staf Ahli, Asisten Daerah Kab. Majalengka, Kajari atau yang mewakili, Camat selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan, Kadinkes, beserta para Kepala OPD, Ketua FKUB Kab. Majalengka, serta tamu undangan.

Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., menyampaikan bahwa Rakor ini digelar guna menyikapi perubahan- perubahan yang begitu cepat mengenai Covid-19 di wilayah Kab. Majalengka.

Dinamika peningkatan Covid-19 ini harus segera disikapi dan menjadi pemikiran bersama dengan serius oleh berbagai unsur, dengan memperhatikan situasi dan kondisi adanya kelonjakan kasus secara signifikan maka perlu adanya langkah-langkah operasi yang akan dijalankan oleh kita semua dalam penanggulangan dan juga penanganan Covid-19, tambah Bupati.

“Untuk menyamakan presepsi dari berbagai unsur baik itu Pemda, TNI-POLRI dan juga unsur lainnya agar hasil putusan dari kegiatan ini dapat menjadi acuan Bupati dalam menentukan dan mengambil arah kebijakan dalam menghadapi situasi terkini pandemi Covid-19 di Kab. Majalengka, terangnya

dijelaskan Bupati, dalam situasi penyebaran virus Covid-19 ini semua wilayah memiliki titik rawan yang sama, artinya hal demikian penyebarannya sudah sama di setiap Kecamatan, untuk itu perlunya kewaspadaan dan juga usaha yang lebih keras lagi dalam menyikapinya, terkait urusan dana khusus dalam menghadapi Covid-19 ini Pemkab Majalengka telah menyediakan anggaran dana sebesar Rp.5 Miliar sampai dengan bulan Desember mendantang

Sedangkan untuk tahun 2021 dana tersedia Rp. 10 Miliar, dengan demikian jangan merasa pesimistis bagi pihak Rumah Sakit ataupun lainnya dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 ini, untuk itu jangan sampai ada pasien covid tidak tertangani atau terabaikan dan terlambat dalam menangani atau bahkan sampai tertolak.

“untuk itu bagi Dirut di 2 RSUD bilamana kekurangan ruang penanganan maka segeralah untuk memperluas ruang penanganan agar penanganan pasien covid dengan adanya lonjakan kasus cepat tertangani,” tandas H. Karna

Bupati menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Covid-19,

Dilanjutkan dengan diskusi dan juga mendengarkan saran-saran dan kajian-kajian dari peserta rakor, dengan mendapatkan pandangan juga berbagai kajian maka Bupati mengambil keputusan sebagai berikut;

“Atas dasar masukan dan juga berbagai pemikiran dan kajian bersama mencermati perkembangan terkini bahwa di Majalengka akan diberlakukan kembali PSBB dalam skala Mikro adapun indikasinya adalah dilarang hajatan, berkerumun, dilarang menggelar seni Budaya, sekolah di Off kan dulu, dan bilamana terjadi kasus Covid-19 di Desa, Desa tersebut harus di Lockdown, kebijakan tersebut akan berlaku,”imbuhnya.

Lanjutnya, mulai hari Senin 23/11/2020 dan surat Edaran Bupati hari ini akan dibuat kebijakan tersebut diberlakukan sampai dengan terkendalinya Covid-19 di wilayah Kab. Majalengka.

“jika ada masyarakat yang melanggar Prokes akan ada sangsi yang telah dirancang bekerjasama dengan Polres Majalengka,” pungkas Bupati.

(Emma/Kominfo)

Admin BIN