Bupati Herdiat, Wisuda Merupakan Momentum Yang Membanggakan

Bupati Herdiat, Wisuda Merupakan Momentum Yang Membanggakan

Bupati Herdiat, Wisuda Merupakan Momentum Yang Membanggakan

CIAMIS, buletinindonesianews.com – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhamadiyah Ciamis merupakan salah satu aset daerah yang sangat membanggakan, hal itu dikatakan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat menghadiri acara Sidang Terbuka Senat STIKes Muhamadiyah Ciamis, lulusan program studi (Prodi) D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, D3 Analis Kesehatan, D3 Farmasi, S1 Keperawatan dan Frofesi Ners.

Dalam kegiatan tersebut sebanyak 510 orang Mahasiswa STIKes Muhamadiyah Ciamis tahun Akademik 2019-2020 melaksanakan wisuda secara virtual, bertempat di Gedung Auditorium KH. Ahmad Dahlan Kampus STIKes Muhamadiyah Ciamis, Sabtu (12/12/2020)

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat menghadiri acara Sidang Terbuka Senat STIKes Muhamadiyah Ciamis

Dikatakan Bupati, wisuda merupakan momentum yang membanggakan bagi mahasiswa, namun di masa pandemi Covid-19 ini wisuda terpaksa dilaksanakan secara virtual sehingga mahasiswa tidak bisa meluapkan kebahagiaanya.

“Wisuda ini akan lebih menjadi kebanggaan dan kebahagiaan mahasiswa ketika penyerahan ijasah dan memakai baju toga dilakukan bersama-sama secara tatap muka,” katanya.

Menurutnya, sebagian mahasiswa melaksanakan wisuda secara virtual dan sebagian lagi secara tatap muka dengan tetap mempedomani protokol kesehatan, hal tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Ciamis.

“Selama 9 bulan kita menjalani kehidupan yang serba dibatasi, tetapi ini merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak meluas, kita juga ingin bertatap muka dalam melaksanakan berbagai kegiatan,” jelasnya.

Mahasiswa STIKes Muhammadiyah yang di wisuda

Diungkapkannya, ilmu pengetahuan yang didapat selama menempuh pendidikan di STIKes itu bisa bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat Tatar Galuh Ciamis, untuk itu pihaknya berharap agar para wisudawan dan wisudawati dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatnya dalam kehidupan nyata di masyarakat.

“Para wisudawan dan wisudawati ini merupakan potensi sumber daya manusia (SDM) yang harus kita manfaatkan dan optimalkan, untuk itu jangan berharap semua jadi PNS, tetapi harus mampu mandiri, harus bisa mengembangkan potensi dan profesi masing-masing,” tegasnya.

Herdiat juga berpesan untuk selalu menghormati, menghargai perjuangan orang tua yang telah berusaha, bersusah payah menyekolahkan anaknya.

“Apapun rela dilakukan orang tua demi keberhasilan dan kesuksesan anaknya,” tuturnya

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis pihaknya mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang sudah melaksanakan wisuda, juga apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dekan dan para dosen STIKes yang telah mendidik mereka hingha berhasil.

Ketua Muhammadiyah Ciamis, H. Dedi Supriadi S.Sos., S.Kep., Ners., M.M.Kes

Ketua Muhammadiyah Ciamis, H. Dedi Supriadi S.Sos., S.Kep., Ners., M.M.Kes menambahkan ke-510 orang mahasiswa yang diwisuda tersebut terdiri dari berbagai Prodi yang ada di STIKes Muhamadiyah, antara lain Prodi D3 Farmasi sebanyak 89 orang, 56 orang D3 Kebidanan, 102 D3 Keperawatan, 70 orang D3 Analis Kesehatan, Prodi S1 Keperawatan program A 82 orang, program B 35 orang dan Profesi Ners ada 76 orang.

Dedi berharap para wisudawan dapat memahami peran, fungsi dan tanggung jawab sebagai tenaga profesional di bidang kesehatan.

“Semoga mereka dapat mengamalkan ilmu pengetahuan yang telah diperolehnya disini, sehingga dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, keluarga dan masyarakat secara profesional serta tanggung jawab dengan berlandaskan ajaran islam,” ucapnya.

Dijelaskannya, untuk mengurangi resiko penyebaran Covid-19, wisuda kali ini dilaksanakan secara virtual, karena masih dalam masa pandemi dan hal itu sudah disetujui para orang tua serta mahasiswa.

“Kegiatan ini harus dilaksanakan tidak boleh diundur waktunya apalagi kalau ditunda sampai tahun depan, karena di akademik jangan sampai merugikan masyarakat, dan kita tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.

Dedi juga mengharapkan, STIKes Muhamadiyah Ciamis kedepannya lebih maju, lebih baik dan lebih berkembang dibanding sekarang, untuk itu pihaknya mengharapkan dukungan dari Institusi, Perserikatan dan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

“Untuk menjadi universitas kita sudah menyiapkan persyaratannya, dari segi akreditasi juga sudah oke, tetapi untuk pengembangan menjadi universitas harus mempunyai SDM yang sesuai dengan persyaratan sebuah universitas, Insya Allah kedepannya akan terlaksana,” pungkasnya. (Nank)

Admin BIN