Bupati Majalengka, Sebagai Narasumber Seminar Best Practices pada Peringatan HPN Ke-74 di Kalsel

Bupati Majalengka, Sebagai Narasumber Seminar Best Practices pada Peringatan HPN Ke-74 di Kalsel

Buletin Indonesia News,

Majalengka – Peringati Hari Pers Nasional (HPN) ke-74 tahun 2020, Kementrian Reformasi dan Birokraksi (Kemenpan RB) RI bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat gelar Seminar Best Practices Kepemerintahan yang Baik, Bupati Majalengka menjadi tamu kehormatan sekaligus pembicara pada kegiatan tersebut, turut mendampingi Bupati Majalengka, Kepala Dinas Kominfo Majalengka Drs. Maman Sutiman dan juga Sekretaris Dinas Kominfo Wawan Sarwanto, S.T., M.H., acara berlangsung di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, Jum’at (7/02/2020).

Bupati Majalengka Dr. H. Karena Sobahi, M.Pd saat menghadiri peringatan HPN Ke-74 di Kalsel juga sebagai Narasumber best Practices

Kegiatan dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri Reformasi dan Birokraksi (Kemenpan RB) Tjahjo Kumolo, hadir juga para pejabat di lingkungan Kota dan Kabupaten se-Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Gifari beserta para insan pers serta para tamu undangan lainnya.

Dalam paparannya Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., menyampaikan konsep yang sudah dipraktikan dalam melayani segala macam bentuk pengaduan publik di masyarakat. Gagasan tersebut mendapatkan respon positif dari para peserta yang merupakan para pejabat di lingkungan Kota dan Kabupaten se-Provinsi Kalimantan Selatan.

Lebih lanjut, Bupati Majalengka menuturkan hadirnya Majalengka Raharja Quick Response Call 112, sebagai bentuk penguatan layanan publik dengan dukungan sistem yang transparan, mudah diakses dan responshif terhadap pelayanan masyarakat.

“Alhamdulillah semula mengeluarkan program belum genap satu tahun, sudah ada 161 pengaduaan masuk dan panggilan darurat 15.985. Kendati ada juga warga yang hanya iseng melapor,”terangnya.

Diantaranya laporan aduan yang masuk berkaitan dengan KTP di Disdukcapil, jalan rusak di Dinas PUPR, layanan puskesmas, kesehatan di Dinas Kesehatan dan pengelolaan air bersih oleh PDAM. Semua langsung ditanggapi oleh dirinya selaku bupati dan ditindaklanjuti melalui disposisi ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait atau berkoordinasi dengan instansi vertikal lainnya yang ada di Majalengka.

“Saat merespon pengaduan masyarakat, petugas selalu stand by 24 jam. Dan diperkuat dengan adanya kepala seksi baru di Dinas Kominfo yang fokus menangani pengaduaan,”jelasnya.

Selanjutnya disampaikan bupati Majalengka, pengembangan instansi yang terintegrasi dengan SP4N Lapor di Pemkab Majalengka meliputi Polres Majalengka, Kejari, BPJS, Perhutani, Kemenag, BPS, PLN, dan lain sebagainya.

Dalam memaksimalkan program itu pihaknya melakukan penguatan sarana dan prasana dan dukungan anggaran. membuat pengembangan system jaringan IT terintegrasi ke seluruh OPD, Kecamatan, dan Kelurahan untuk pengembangan Command Centre dengan biaya Rp 50 miliar bantuan dari Pemprov Jabar.

“Pembangunan gedung Command Centre sebesar Rp 4,75 miliar bersumber dari APBD,”terangnya.

mensosialisasikam secara kontinue, intensif dan interaktif melalui berbagai media massa baik online, radio, leaflet, baliho, spanduk. Termasuk media sosial (medsos) dalam merespon program yang digulirkan. Berupaya untuk terus melakukan peningkatan dan penambahan SDM serta bimbingan teknis yang berkesinambungan bagi para pengelola pengaduaan.

program yang digulirkan langsung mendapat respon positif dari masyarakat dan penghargaan tingkat Nasional dari pemerintah pusat dan Pemprov Jawa Barat.

Hal senada dikatakan Maman Sutiman Kadis kominfo dalam kesempatan itu, Atas prestasinya Majalengka mendapat dua penghargaaan pelayanan publik terbaik se Indonesia (Top 10 Penghargaan Pengelola dengan Perubahan). Serta perbaikan pengelolaan pengaduan terbaik (Top 30 Instansi Pemerintah Pelayanan Publik Tahun 2019.

“Bupati Majalengka memiliki komitmen kuat dalam melayani publik, sesuai dengan janji saat dilantik menjadi Bupati untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat lebih cepat, dekat dan transparan,”jelas Kadis Kominfo.

(Emma/*)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: