oleh

Buruh Bangunan di Tasikmalaya Diamankan Polisi Setelah Cabuli Bocah 16 Tahun

Buletin Indonesia News.com

TASIKMALAYA, Jabar – Polisi tangkap tiga orang buruh bangunan warga Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Ketiga pemuda tersebut ditangkap setelah diduga mencabuli seorang gadis di bawah umur.

Sebelum melancarkan aksinya, ketiga pelaku mencekoki korban dengan pil hexymer yang membuat korban tak sadarkan diri. Akibat dari pengaruh obat yang overdosis, korban yang berusia 16 tahun tersebut sempat tak sadarkan diri selama beberapa hari.

Paur Humas Polres Tasikmalaya Kota Ipda, Jajang Kurniawan berkata, peristiwa tersebut terjadi pada sabtu (21/1/2023).

“Ketiga pelaku sudah diamankan. Penanganan kasus ini juga melibatkan Satnarkoba dan unit PPA Polres Tasikmalaya Kota,” ucap Jajang.

Jajang menuturkan, ketiga pelaku merupakan buruh bangunan. Diketahui ketiga pelaku tersebut berinisial DS (27), AW (23) dan RS (20).

“Awalnya korban dijemput dari rumahnya oleh RS dan AW, Lalu dibawa ke rumah AW,” tuturnya.

Selanjutnya, korban diberi 7 butir pil hexymer oleh ketiga pelaku. Overdosis terjadi pada korban dan ia pun tak sadarkan diri.

Setelah itu, ketiga pelaku melakukan aksi pencabulan yang juga di bawah pengaruh pil herymex tersebut. Pelaku mencium dan meraba-raba organ sensitif korban.

“Dari rumah AW, korban kemudian dibawa ke sebuah rumah kontrakan saudaranya lalu ditinggalkan,”  ujar Jajang.

Korban masih tak sadarkan diri hingga hari berikutnya, sehingga kejadian tersebut diketahui oleh orang tua korban.

Tidak menerima perbuatan yang dialami anaknya, orang tua korban lalu melapor ke polisi. Tidak lama kemudian, ketiga pelaku langsung diciduk dan diamankan.

“Dari tangan pelaku ditemukan barang bukti 16 butir pil hexymer. Mereka mengaku mendapatkan pil itu saat bekerja sebagai buruh bangunan di Jakarta,” pungkasnya.