Cegah pernikahan dini, Bidang K3 BKKBN Kota Banjar Gelar Pembinaan PIK R

Cegah pernikahan dini, Bidang K3 BKKBN Kota Banjar Gelar Pembinaan PIK R

Cegah pernikahan dini, Bidang K3 BKKBN kota Banjar gelar pembinaan PIK R

BANJAR, buletinindonesianews.com – Pusat informasi konseling remaja dibentuk sebagai suatu wadah yang dikembangkan dalam program genre dan dikelola oleh komunitas remaja dengan tujuan memberikan pelayanan informasi maupun konseling mengenai rencana kehidupan berkeluarga.

Pelayanan informasi tersebut meliputi tentang konseling pendewasaan usia perkawinan, delapan fungsi keluarga, keterampilan hidup, dan TRIAD KRR (seksualitas, HIV dan napza).

Demi berjalannya PIK R dengan baik, bidang K3 BKBBN kota Banjar kamis (19/11) menggelar pembinaan terhadap 69 peserta terdiri dari 39 peserta jalur masyarakat dan 30 jalur pendidikan yang ada dikota Banjar di Lembah Pejamben desa Binangun Kecamatan Pataruman kota Banjar.

Dikatakan Dewi Fartika selaku kabid K3, penyampaian materi yang disampaikannya adalah tentang pubertas, seksualitas dan reproduksi serta beberapa permainan yang memberi edukasi kepada remaja agar mereka dapat menjalankan peranannya dimasyarakat sebagai remaja PIK R.

“kami berharap, dengan pembinaan ini dapat diimplementasikan dilapangan, yang jalur pendidikan ada kelompok PIK R dan pojok PIK R nya di sekolah dan nanti mereka dapat memberikan sosialisasi maupun edukasi kepada teman-temannya disekolah begitu pula dengan jalur masyarakat agar dapat mensosialisasikan kepada masyarakat,” urainya.

Kegiatan pembinaan pusat informasi konseling remaja ini dibantu dengan pokjayan yaitu kelompok kerja pelayanan dimasyarakat dengan cara bermain peran agar menghindari kejenuhan dalam penyampaian materi.

BKKBN termotivasi atas maraknya pernikahan usia dini. Pernikahan tersebut dilakukan dibawah usia ideal yaitu 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.

“antisipasi terjadinya pernikahan usia dini salah satunya untuk kesehatan reproduksinya agar mereka dapat merencanakan sebuah keluarga secara matang dan sehat sehingga menjadi keluarga yang sejahtera dan harmonis,” pungkas Dewi. (Susi)

Admin BIN