Cepot Himbau Protokol Kesehatan dan Ajak Warga Cintai Produk Khas Banjar di Kampung Tangguh Lodaya Desa Mulyasari

Cepot Himbau Protokol Kesehatan dan Ajak Warga Cintai Produk Khas Banjar di Kampung Tangguh Lodaya Desa Mulyasari

BINews

Banjar, – Kampung Tangguh Lodaya Desa Mulyasari Kecamatan Pataruman hari ini, Kamis (24/9) diresmikan langsung oleh walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih dengan didampingi kapolres Banjar, AKBP Melda yanny, S.IK, MH.

Program yang digebyarkan polres Banjar disetiap desa maupun kelurahan ini mengangkat beberapa kegiatan yang mendongkrak perekonomian dimasa pandemi covid-19. Dalam kesempatan ini, walikota dan Kapolres mengunjungi peternakan ikan, bebek dan ayam di Dusun Sukamaju. Keduanya menaruh apresiasi kepada warga yang survive dalan menciptakan ketangguhan dalam pertanian maupun peternakan.

walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih dengan didampingi kapolres Banjar, AKBP Melda yanny, S.IK, MH. resmikan kampung tangguh lodaya Desa Mulyasari

Usai dari peternakan ikan, walikota dan kapolres juga mengunjungi pengrajin wayang golek milik Dian, seorang dalang sekaligus pengrajin wayang yang tahun 2006 lalu sempat mendapat penghargaan UKM unggulan dari gubernur Jawa Barat. Walikota dan kapolres didampingi polwan-polwan cantiknya menyempatkan diri untuk memberi himbauan protokol kesehatan melalui wejangan si Cepot yang dimainkan walikota dan para Polwan.

“jangan lupa 3M untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Selain itu, mari kita lestarikan wayang sebagai budaya bangsa dan cintai produk kota Banjar,” seru Walikota.

Dian, selaku pemilik galeri wayang mengaku saat ini terkendala pandemi dalam pengembangan produk wayang buatannya.

“dulu kota Banjar merupakan pusat perwayangan bahkan sempat mendapat penghargaan sebagai UKM terbaik sejawa barat pada tahun 2006. Sayangnya, budaya wayang mulai terkikis dan kurang diminati sehingga kini hanya galeri ini yang masih bertahan sementara dulu, banyak masyarakat disekitar sini yang diberdayakan untuk memproduksi wayang. Kali ini selain terkikisnya budaya, karena pandemi kami akhirnya merasakan dampaknya,” sesal Dian.

Usai dari pengrajin wayang golek, Walikota dan Kapolres langsung meresmikan kampung tangguh lodaya desa Mulyasari yang terletak di dusun Sukamaju Rt 5 Rw 5 kecamatan Pataruman kota Banjar.

Kapolres Banjar dalam keterangan persnya sangat mengapresiasi pemerintah desa Mulyasari yang telah kooperatif dalam pembentukan kampung tangguh lodaya tersebut.

“kampung tangguh ini diharapkan mendorong masyarakat untuk tangguh dalam segala bidang, baik itu perekonomian, pendidikan, agama, keamanan, ketahanan pangan dan yang lainnya,” tuntasnya.

(Susi)

Admin BIN