oleh

Dalam Acara HKP Kecamatan Baregbeg, Poktan Wannajaya Luncurkan “Nirwana”

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Dalam acara Hari Krida Pertanian (HKP) ke-49 tingkat Kecamatan Baregbeg yang digelar di Desa Jelat, Senin-Selasa (29-30/11/2021), Kelompok Tani (Poktan) Wannajaya meluncurkan produk makanan olahan dari ikan yang diberi nama “Nirwana”.

Penasehat Poktan Wannajaya, Rahman Taufik menjelaskan, Nirwana adalah merek dagang dari produk olahan makanan hasil perikanan dan pertanian yang diproduksi Poktan Wannajaya, peluncuran perdana produk tersebut dilakukan pada acara HKP Kecamatan Baregbeg.

“Makanan olahan ikan dengan merk Nirwana memiliki berbagai varian produk diantaranya Dendeng Ikan, Abon Ikan, Babyfish, Ikan beku siap olah,” katanya.

Menurutnya nama Nirwana sendiri diambil sebagai penghargaan yang setinggi tingginya kepada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis atas bantuan benih ikan Nila Nirwana yang telah diberikan kepada kelompoknya sebagai modal awal pembentukan kawasan perikanan terpadu.

“Ini sebagai rasa syukur dan ucapan terima kasih yang sedalam dalamnya dari kami untuk Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis,” jelasnya

Dikatakan Taufik, produk makanan olahan ikan yang diproduksi kelompoknya untuk meningkatkan nilai ekonomi dari hasil budidaya ikan sekaligus meningkatkan taraf kehidupan petani ikan terutama petani kecil.

“Ini berawal dari sebuah ide dan gagasan cemerlang kami untuk lebih mensejahterakan para petani ikan. Insya Allah kedepan kami berencana akan membuat produksi makanan olahan ikan dalam kemasan kaleng,” jelasnya.

Dijelaskannya Poktan Wannajaya sebagai pengembang dan penggelola kawasan perikanan terpadu yang terletak di Desa Jelat Kecamatan Baregbeg sangat merasakan fenomena tersebut, sebagai pelaku usaha budidaya ikan pihaknya berfikir keras bagaimana caranya fenomena ini dapat memberikan kontribusi dan meningkatkan taraf hidup petani ikan.

“Kebutuhan akan komsumsi ikan di masyarakat sangat besar akan tetapi hal tersebut tidak mendrongkrak kehidupan petani ikan di pedesaan terutama petani kecil, untuk itu kami melakukan inovasi dan terobosan baru dengan cara membuat beraneka olahan makanan dari hasil perikanan yang diberi nama Nirwana,” ungkapnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Drs.Syarif Hidayat, M.Si sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan Poktan Wannajaya tersebut. Hal ini merupakan sebuah terobosan baru di dunia perikanan, ada kelompok tani yang melakukan usaha perikanan dari hulu sampai ke hilir,

“Saya sendiri tahu persis kawasan perikanan terpadu yang dikelola Poktan Wannajaya. Sudah beberapa kali saya berkunjung kesana semua terkonsep dan tersistem dengan baik,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap usaha tersebut, Pemkab Ciamis melalui Dinas Peternakan dan Perikanan siap mendukung dan membantu mengembangkan usaha produk olahan hasil perikanan tersebut, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Taufik selaku penasehat Poktan Wannajaya.

“Kami akan membantu, mendorong dinas terkait agar produk makanan olahan ikan merk Nirwana ini mempunyai legalitas resmi misalkan dalam pengurusan P. irt nya,” tambahnya.

Berbagai dukungan juga mengalir kepada poktan Wannajaya untuk mengembangkan produk olahan hasil perikanan ini diantaranya dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) melalui Kabid Pemberdayaan Desa (PMD) Kabupaten Ciamis, Dania Rahayu, Camat Baregbeg, Edy Yulianto dan Kepala Desa Jelat Arga Susyla Prayoga. (Nank Irawan)

News Feed