oleh

Dalam Sepekan Dua Pengedar Sabu di Kota Banjar Berhasil Diamankan

Buletin Indonesia News.com

Banjar, — Dalam sepekan Satres Narkoba Polres Banjar berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkoba golongan 1 jenis sabu di kota Banjar, serta mengamankan dua orang yang diduga sebagai pengedar. Dari tangan tersangka didapati barang bukti berupa paket sabu serta alat hisap. Hal ini diungkapkan Kapolres Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo dalam konferensi pers yang dilakukan di Mapolresta Banjar, Selasa (11/11/2022).

Dihadapan awak media Kapolres yang didampingi Kasat Reskoba AKP Kusyata mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap peredaran narkoba golongan I jenis Sabu (Metamfetamina) di kota Banjar serta mengamankan dua orang tersangka yang diduga sebagai pengedar di dua lokasi berbeda.

Tersangka pertama berinisial S (37) warga kecamatan Langensari kota Banjar, tersangka ditangkap pada rabu (16/11), saat berada di area Hotel Mandiri Kota Banjar. Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti satu paket sabu seberat 1,08 gram dan alat hisap. Menurut informasi tersangka S merupakan Target Operasi (TO) Satres Narkoba polres Banjar.

Tersangka kedua berinisial KS (24) warga kecamatan Pataruman kota Banjar, tersangka ditangkap pada Jumat (18/11) dini hari, saat berada di sekitar jalan Jenderal Hoegeng Imam Santoso Kota Banjar. Dari tangan tersangka berhasil diamankan satu paket sabu seberat 1,26 gram dan alat hisap.

Kepada penyidik tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari online, saat ini guna kepentingan penyelidikan pihak kepolisian saat ini sedang melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran sabu di Kota Banjar.

Dari hasil pemeriksaan tes urin kedua tersangka positif mengandung zat Metafetamina (sabu), kedua tersangka dijerat dengan UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kapolres menuturkan kedua tersangka berhasil diamankan dalam rangka Operasi Antik (anti narkotika) 2022 yang dilaksanakan Polres Banjar. Dengan pengungkapan dua kasus tersebut, menandakan peredaran narkotika golongan I jenis sabu mulai marak di Kota Banjar.

Lebih lanjut Kapolres menegaskan pihaknya berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba khususnya di Kota Banjar. Selain itu pihaknya meminta peran aktif warga masyarakat untuk memberikan informasi apabila di wilayahnya terdapat penyalahgunaan narkotika.

“Kami berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di kota Banjar, untuk itu kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk memberikan informasi apabila di wilayahnya terdapat penyalahgunaan narkoba,” kata Kapolres.

(Bayu)