oleh

Desa Jelat Jadi Lokasi GTPP 50 Juta Pohon

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Ratusan batang bibit pohon berbagai jenis diserahkan secara simbolis kepada para penyuluh pertanian, penyerahan pohon tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Ir. Epi Kustiawan, M.P, Rabu (10/11/2021) di Rumah Makan Mulyasari Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis.

Kepada wartawan, Epi menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon (GTPP) 50 Juta Pohon, yang merupakan program dari Gubernur Jawa Barat, tujuannya adalah untuk mengatasi lahan-lahan kritis yang ada di Jawa Barat.

Latar belakang munculnya gerakan tersebut adalah banyaknya lahan kritis di Jabar yang berpotensi menyebabkan bencana longsor dan banjir. “Tadi itu kami menyerahkan 300an bibit pohon diantaranya, pohon singon, jengkol dan lainnya untuk ditanam dilahan-lahan kritis dan lahan gundul agar dipelihara oleh masyarakat Kabupaten Ciamis, sehingga nantinya akan memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, dalam gerakan tersebut semua masyarakat terlibat dan aktif memberikan kontribusi bibit pohon, pihaknya tidak menargetkan jumlah ditiap daerah, yang penting bisa menanam pohon sebanyak-banyaknya sehingga nantinya manfaatnya akan dirasakan juga oleh masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat Kabupaten Ciamis dalam gerakan ini, mereka sangat antusias mengikutinya,” jelasnya.

Dijelaskannya, GTPP ini menggunakan sistem Agroforestry, yaitu sistem tanam dengan memadukan antara pohon buah-buahan dan tanaman di bawahnya, jika masyarakat kalau menunggu pohon bukan waktu yang lama sehingga dengan itu bisa juga memakan dari hasil buah-buahan.

“Masyarakat akan mendapatkan manfaat secara langsungtidak hanya dari hasil kayu saja, tapi dari hasil panen pangan berupa buah-buahan,” ungkapnya.

Adapun spesifikasinya lahan-lahan kritis yang ada di daerah, dan Kabupaten Ciamis lahan kritisnya paling sedikit, semua lahan kritis yang ada di Kabupaten Ciamis itu hampir semuanya sudah ditanami pohon.

“Setelah di Ciamis kita akan menanam 300 batang bibit pohon di Kabupaten Pangandaran, Kecamatan Banjaranyar dan daerah lainya di Jawa Barat,” ucapnya.

Epi berharap dengan Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon tersebut semua lahan-lahan kritis dan lahan gundul yang ada di daerah Jabar dapat kembali dipenuhi pohon. Luas lahan yang ditanami dalam kegiatan tersebut kurang lebih 4 hektar, adapun bibit pohon yang ditanam sebanyak 300an dari berbagai jenis tanaman diantaranya Lengkeng, Jengkol, Jambu Kristal, Alpukat, Durian, Petai dan lainnya.

Sementara, Kepala Desa Baregbeg, Arga Susyla, SE menambahkan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan di desanya. Menurutnya kegiatan tersebut sangat besar manfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah saya bisa terlibat langsung, Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon ini sebagai upaya menjaga dan melestarikan lingkungan dan hutan,” ucapnya.

Diungkapkan Arga, selain besar manfaatnya bagi kehidupan, pohon sebagai penyuplai oksigen dan penyangga kehidupan, kegiatan tersebut juga kedepannya bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Semoga dengan adanya Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon dapat mengugah kembali kesadaraan semua tentang penting nya menjaga dan melestarikan hutan sehingga kemanfaatanya dapat di rasakan sampai anak cucu kita kelak,” pungkasnya. (Nank Irawan**)

News Feed