oleh

Di Tengah Kondisi Keuangan Daerah Yang Kurang Baik, Sekretaris DPRD Babel Ajak Pegawai Untuk Tetap Semangat Dan Selalu Bersyukur

PANGKALPINANG, buletinindonesianews.com — Setelah kemarin ASN, kini giliran Pegawai Harian Lepas (PHL) di lingkungan Sekretariat DPRD provinsi kep. Bangka Belitung yang mendapatkan arahan langsung dari sekretaris DPRD provinsi kep. Bangka Belitung (Babel), Kamis pagi (15/07/21).

Bertempat di halaman parkir gedung sekretariat DPRD provinsi kep. Babel, ratusan PHL mengikuti apel pagi sekaligus mendengarkan arahan dari sekretaris DPRD.

Satu persatu nama-nama PHL dipanggil secara acak untuk diabsen langsung oleh pejabat esselon II tersebut. Hal ini dilakukannya untuk melihat tingkat kehadiran pegawai sekaligus mengevaluasi tingkat kedisiplinan pegawai di lingkungan sekretariat DPRD provinsi kep. Babel, khususnya PHL.

Dalam arahannya Haris AR menyampaikan bahwa pihaknya sampai saat ini masih menemukan pegawai yang datang ke kantor lewat dari jam 7.30. Untuk itu, dia meminta kepada Kepala Sub Bagian untuk mengecek masing – masing staf kemudian dilaporkan kepada Sekretaris DPRD Bangka Belitung secara priodik.

“Laporkan kepada kami siapa saja datang di atas jam 08.00 pagi, ataupun tidak tepat waktu bahkan siapa saja yang kembali ke rumah sebelum jam 16.00 WIB. Sebab aturan itu sudah menjadi kesepakatan kita bersama saat mendatatangani kontrak perjanjian kerja di kantor ini,”paparnya.

Sekertaris DPRD Babel Haris AR saat memberikan arahan kepada Pegawai Harian Lepas

Lebih jauh, sekretaris DPRD menjelaskan bahwa saat ini kondisi keuangan pemerintah provinsi kep. Babel sedang tidak baik, sehingga pemerintah pusat menginstruksikan untuk segera mengurangi belanja pegawai pemerintah provinsi kep. Babel.

Di tahun 2022, dia menerangkan bukan tidak mungkin pemprov bangka belitung akan memberlakukan kebijakan dimaksud, yakni terkait evaluasi TPP ASN dan evaluasi penghasilan dan personil PHL. Bahkan, menurutnya kedepan akan ada peraturan dari pusat yg terkait Gaji KDh/WKdh, Gaji DPRD, TPP ASN dan Gaji PHL harus bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka apabila ada penurunan PAD akan sangat berpengaruh terhadap pembayaran hal tersebut.

Di tengah – tengah keuangan daerah yang sedang defisit, dia mengimbau seluruh pegawai tetap optimis selama bekerja dan dapat menunjukan profesionalisme. Berikutnya, diapun mengajak selalu ceria saat berkantor dan menebar senyum sesama rekan kerja, sebab selama delapan jam kerja di kantor maka energi positif mengalir ke kolega kerja lainnya.

“Ayo mulai sekarang mari kita syukuri apa yang sudah kita terima saat ini, apa yg sudah menjadi tugas kita saat ini kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Jadikanlah tempat kerja senyaman mungkin, karena waktu kita lebih banyak kita habiskan di kantor,” tutupnya.

Red

News Feed