oleh

Diduga Sarat Dengan Muatan Politik Dan Kepentingan Terkait Pelaporan Bupati Sampang

www.buletinindonesianews.com

SAMPANG, Jatim — Apresiasi terhadap Polres Sampang yang dengan teliti dan seksama mempelajari setiap laporan yang diterimanya, dinilai langkah profesional yang berpegang teguh pada asas praduga tak bersalah. Begitulah menurut sosok aktivis senior di Kabupaten Sampang, Budianto, BcKu pada Sabtu (21/08/2021).

Pada saat di wawancarai oleh awak media di Aula Pendopo Kecamatan Banyuates, Budiyanto nampak sedang bersama kolaborasinya Handreyanzah yang juga merupakan sosok aktivis Jatim, sempat disinggung juga terkait pelaporan Bupati Sampang yang dianggap lalai karena menghadiri undangan sebuah acara Launching Logo BANK BUMD PT BPRS BAS Kabupaten Sampang. Yang dianggap telah melanggar Undang-Undang Karantina Kesehatan No. 6 Tahun 2018.

Dalam hal ini mas Budi sapaan akrabnya terpaksa angkat bicara dan mengatakan bahwa pelaporan tersebut dinilainya tidak murni, karna diduga sarat dengan muatan politik dan kepentingan. Sehingga hanya sebuah kelalaian saja dilaporkan dan dibesar-besarkan. Ini yang membuat tidak murninya sebuah laporan apalagi Bupati Sampang pada saat itu hadir bersama Sekda dalam kapasitas sebagai undangan.

“Laporan tersebut murni atau dianggap sebuah laporan yang ditunggangi kepentingan, saat ini yang sedang dipelajari oleh Polres Sampang untuk di proses atau tidak. Karena kemurnian laporan atau laporan yang terskenario adalah merupakan dasar pertimbangan penyidik untuk memproses atau tidaknya laporan tersebut”, katanya.

H. Slamet Djunaidi merupakan seorang Bupati yang sarat dengan prestasi dan diketahui mampu membawa Kabupaten Sampang lebih maju dan setara dengan Kabupaten lain di Indonesia. Terbukti dengan banyaknya penghargaan yang ia dapatkan pada kepemimpinannya yang dikatakan masih seumur jagung, apalagi dengan kepemimpinannya lebih mengarah kepada kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya.

“Ini sangat terasa sekali bahwa seorang Putra Sampang yang dengan sebuah tekad untuk memajukan sebuah Kabupaten dimana ia dilahirkan dan telah dibuktikannya, walau tak jarang harus menerima cibiran dan hujatan. Namun beliau tetap tegar untuk terus berjuang demi mewujudkan Kabupaten Sampang menjadi lebih baik”, ungkap Budi pada awak media.

“Beliau juga memberikan sedikit input buat Tim FORSA Hebat Sampang, agar jangan hanya diam berpangku tangan. Berbuatlah sesuatu untuk beliau agar beliau lebih fokus dan konsentrasi dalam bekerja dan membangun Kabupaten Sampang”, pungkasnya.

“Ayo kedepannya kita juga membangun sinergi bersama FOR SAHABAT dan seluruh masyarakat. Kita saling bahu membahu guna mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat”, tutup Handreyanzah aktivis Jatim yang sedang bersama Budiyanto di Aula Pendopo Kecamatan Banyuates.

Editor : Neneng Tsamrotussa’adah

News Feed