oleh

Dinkes Ciamis Luncurkan Aplikasi Si Keren Hallo Cinta

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Untuk memantau kondisi kesehatan anak usia sekolah dan remaja, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ciamis meluncurkan Inovasi terbarunya yaitu Aplikasi “Si Keren Hallo Cinta”. Aplikasi Si Keren Hallo Cinta miliki tiga konten, yaitu Deteksi dini kesehatan remaja, Peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan, juga Media chating untuk sharing terkait masalah kesehatan pada Anak Usia Sekolah dan Remaja (Ausrem).

Kadinkes Ciamis Yoyo mengapresiasi dan sangat mendukung Program Pengembangan Ausrem Si Keren Hallo Cinta. Dirinya berharap aplikasi tersebut bisa diterapkan di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Ciamis. “Ini merupakan terobosan baru hasil Inovasi dan Implementasi Proyek Perubahan PKA dr Eni Rochaeni, semoga kedepannya bisa lebih berkembang lagi,” katanya, Selasa, (14/12/2021).

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Ciamis, yang juga Inisiator Program Aplikasi tersebut, dr. Eni Rochaeni (Dokter Cinta) mengatakan selama ini pemantauan kesehatan umumnya kepada ibu hamil, bayi dan balita melalui posyandu. Dikarenakan pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk di Kabupaten Ciamis, maka untuk layanan skrining dan kesehatan dasar bagi Ausrem saat ini terhenti.

“Kondisi pandemi membuat program anak seusia sekolah dan remaja terkendala, terutama sistem informasi dan pelaporannya masih manual. Serta capaian program Ausrem belum capai target, untuk itu kondisi kesehatan anak sekolah dan remaja jadi prioritas utama meski menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT),” katanya.

Dijelaskan Eni, berangkat dari permasalahan ini, pihaknya membuat terobosan dengan Ausrem Si Keren Hallo Cinta atau sistem informasi kesehatan remaja Hallo cinta. Menurutnya, Si Keren Hallo Cinta adalah sistem informasi atau kontak informasi yang menangani kesehatan dan merupakan pengembangan program Ausrem.

“Dalam mencegah penularan penyakit, waspada, serta intervensi awal tumbuh kembang dan self assemen terhadap permasalahan kesehatan remaja secara mandiri. Ini sebuah strategi pembinaan yang dilakukan secara komperhensif untuk meningkatkan pengetahuan remaja,” jelasnya.

Eni berharap dengan memotivasi remaja untuk membangun kesehatannya sendiri, keluarga dan lingkungan agar aman dari masalah kesehatan. Adanya regulasi Peraturan Bupati (Perbup), Si Keren Hallo Cinta pada remaja dapat melakukan pembiasaan perubahan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Si Keren Hallo Cinta dapat menjadi model dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah dan remaja,” pungkasnya. (Nank Irawan**)

News Feed