oleh

Dirjen Dukcapil Kemendagri Apresiasi Layanan Disdukcapil Ciamis di Hari Libur

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, sangat mengapresiasi terhadap layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis dalam pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat di Pameran dan kontes Bonsai yang digelar di Taman Lokasana, Minggu (24/10/2021).

Menurut Zudan, dengan memanfaatkan mobil khusus dan saung taman, Disdukcapil Ciamis memberikan pelayanan Adminduk di hari libur tersebut, hal itu dilakukan untuk memudahkan masyarakat yang sibuk di hari kerja, sehingga dapat menyempatkan diri untuk mengurus keperluan Adminduk nya di hari libur ini.

Umumnya masyarakat pemohon yang datang untuk mengurus kartu keluarga, akta kelahiran, KTP elektronik hingga pembaruan data kependudukan.

“Hari ini kita memberikan layanan administrasi kependudukan saat hari libur, lokasi pelayanan jemput bola kali ini sangat baik, dengan memanfaatkan event Pameran Bonsai ini masyarakat bisa mengurus Adminduk nya sambil melihat bonsai,” katanya.

Zudan berharap agar pelayanan di hari libur seperti yang dilakukan Disdukcapil Ciamis dapat dicontoh dan dilakukan oleh Disdukcapil di daerah lainnya, karena jemput bola seperti ini sejalan dengan arahan Pak Mendagri, Prof. Tito Karnavian, PhD yaitu agar Disdukcapil proaktif melayani masyarakat dengan memberikan banyak kemudahan.

“Saya berharap agar seluruh daerah bisa meniru Pemkab Ciamis dalam memberikan layanan kependudukan saat hari libur, kalau pun tidak mobile, ada perpanjangan jam layanan,” harapnya.

Zudan pun mengapresasi Pemkab Ciamis yang memiliki fasilitas lengkap untuk memberikan pelayanan secara mobile. Umumnya layanan cukup singkat dari pendaftaran sampai selesai membutuhkan waktu sekitar 20 menit.

“Pemkab Ciamis alatnya bagus bisa memberikan layanan rata-rata 20 menit selesai. Masyarakat berkenan menunggu tidak antre lama,” jelasnya.

Dijelaskan Zudan, selain di hari libur, jajaran Disdukcapil juga bisa membuka pelayanan di kantor dengan cara lembur. Intinya bagaimana caranya agar bisa memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengurus kebutuhan Adminduk.

Untuk itu Ia mendorong agar Pemkab ikut serta memberikan dukungan untuk operasionalisasi pelayanan Adminduk, sebab pelayanan Adminduk bersifat gratis, dibiayai oleh APBN dan APBD.

“Pelayanan Adminduk memang bukan pelayanan dasar, tapi merupakan dasar semua pelayanan. Semua pelayanan membutuhkan NIK sebagai kunci akses,” jelasnya.

Sementara itu, Sekdis Capilduk, Tini Lastiniwati menambahkan pihaknya rutin menggelar layanan administrasi kependudukan secara mobile ini terutama dalam momen-momen tertentu di tempat keramaian saat ada kegiatan masyarakat.

News Feed