Disporpar Kota Banjar Bina Peran Serta OKP Dimasa Pandemi Covid-19

Disporpar Kota Banjar Bina Peran Serta OKP Dimasa Pandemi Covid-19

Disporpar Kota Banjar Bina peran serta OKP dimasa Pandemi covid-19

BANJAR, buletinindonesianews.com – Dinas pemuda, olah raga dan pariwisata kota Banjar menggelar pembinaan organisasi kepemudaan dalam mendorong peran serta OKP dimasa pandemi demi menjaga kondusifitas dan trantibum masyarakat di aula Disporpar pada Rabu pagi (18/11/20).

Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.IK,SH, dan dr Agus Budiana kepala bidang pencegahan dan penanggulangan penyakit Dinkes koga Banjar, selaku narasumber dan ketua DPD KNPI kota Banjar Mamat Rahmat beserta Plt kepala Disporpar kota Banjar.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai media komunikasi untuk membangun OKP dengan tujuan meningkatkan fungsi OKP agar sinergis dalam membangun bangsa.

Acara tersebut mendatangkan sebanyak 50 peserta dari 24 OKP dan kelembagaan pemuda yang ada dikota Banjar dengan materi yang dibawakan praktisi kesehatan 2 orang, materi tentang revitalisasi pembangunan daerah dari unsur KNPI dan Kapolres sebagai narasumber tentang OKP.

Kapolres mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut apalagi petugas Disporpar sudah menyiapkan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Menurutnya, maju tidaknya suatu bangsa bergantung pada pemuda.

“Beradab atau tidaknya, hancurnya atau tidaknya generasi muda tergantung pada pemuda. Untuk itu, kami berharap agar pengaruh globalisasi yg sudah mendunia dimana semuanya dapat di akses dengan mudah dapat menjadi sarana bagaimana pemuda bangsa memanfaatkannya. Karena memang tergantung bagaimana kita bisa menyikapinya, jangan sampai malah tergerus arus globalisasi,” papar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan bahwa pemuda merupakan harapan bangsa dan perlu pembinaan agar dapat mencetak pribadi yang berkualitas dan memiliki daya saing yang kuat.

“organisasi pemuda adalah lembaga non formal yang dibentuk atas dasar tujuan tertentu dan fungsinya untuk mendukung kepentingan masyarakat. Inti dari tujuan kepemudaan yaitu membangun karakter, kapasitas dan daya saing. Diharapkan, mereka dapat menjaga kondusifitas lingkungan, agar daerah daerah cepat berkembang,” imbuhnya.

Polri dan pemuda harus sinergis sebagai pelopor patuh hukum. Diuraikan Kapolres, hasil penelitian ditemukan bahwa tak sedikit potret buram yang ditunjukan generasi muda saat ini, yaitu dengan maraknya kasus seks bebas dan pemakaian narkoba, termasuk penyebaran hoax akibat kurang bijaknya mereka dalam menggunakan medsos.

Peran kepemudaan di era pandemi, dijelaskan Kapolres yaitu salah satunya dengan menjadi pelopor kesehatan.

“Disiplin masyarakat masih rendah terhadap protkes. Untuk itu, kami berharap para pemuda dapat mewujudkan lingkungan yang sehat dengan menunjukan kebiasaan yang sehat seperti halnya dengan menggunakan masker saat beraktivitas sehingga dapat menjadi motivator bagi yg lain. Mari kita berperan serta melalui disiplin menjalankan protokol.kesehatan dan berupaya bagaimana mencari terobosan kreatif dan inovatif dalam mencegah penyebaran covid,” tuntasnya. (Susi)

Admin BIN