oleh

DP2KBP3A Kabupaten Bangka Bentuk Puspa Kecamatan Sungailiat dan Pemali

Buletin Indonesia News.com

Sungailiat Bangka, — Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka mengelar kegiatan pembentukan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa), untuk Kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka tahun 2022, di Sekertariat GOW Kabupaten Bangka, Jumat (11/11/2022).

Kegiatan Pembentukan Puspa Kecamatan Sungailiat dan Pemali tahun 2022 tersebut, dibuka lansung Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bangka, Nurita, S.Sos. Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bangka.

Nurita, S.Sos mengatakan, “Setelah terbentuknya Forum Puspa Kabupaten Bangka, maka dilanjutkan dengan pembentukan Forum Puspa di 8 (delapan ) Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka.Untuk hari ini, kita mulai pembentukan Forum Puspa Kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Pemali, dan kemudian selanjutnya nanti di kecamatan lainya di Kabupaten Bangka,” ujarnya.

“Dan kita targetkan tahun 2022 ini, untuk di Kabupaten Bangka di 8 (delapan) Kecamatan se Kabupaten Bangka sudah terbentuk Forum Puspa untuk selanjutnya secara berjenjang tahun 2023 akan membentuk Forum Puspa di 62 desa se Kabupaten Bangka juga. Kita berharap dengan telah terbentuk Forum Puspa di tingkat Kecamatan, bahwa perempuan yang ada di delapan Kecamatan di Kabupaten bisa mengaspirasikan kegiatan-kegiatan mereka untuk pembangunan di Kecamatan, terutama pemberdayaan perempuan dan juga terkait dengan Kesejahteraan Perempuan dan Anak di kecamatan masing-masing,
karena kalau perempuan berdaya itu, pasti Indonesia maju,” terang Nurita.

Nurita berpesan, Kepada pengurus Forum Puspa Kecamatan Sungailiat dan Pemali, agar pengurus forum Peduli terhadap kegiatan-kegiatan dalam rangka memberikan pembinaan kepada masyarat mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak atau Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerahnya masing-masing. Karena semua sifatnya kekerasan fisik dan mental terhadap perempuan dan anak di daerah kita ini, kita hindari sedini mungkin. Pengurus Forum Puspa di Kecamatan harus berperan aktif melakukan pembinaan kepada masyarakat dan segera melapor apabila di daerahnya masih ada perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan,” Himbau Nurita.

Sedangkan, Ketua Pelaksana Kegiatan Pembentukan Puspa Kecamatan Sungailiat dan Pemali tahun 2022, Lia Anggreani S.KM M.Kes mengatakan dasar kegiatan Pembentukan Puspa Kecamatan Sungailiat dan Pemali tahun 2022 sesuai SK Dinas No. 188.45/082/ DP2KBP3A/2022, tanggal 4 November 2022, pembentukan panitia pelaksanaan serta penunjukan nara sumber, moderator, dan pembawa acara pembentukan Puspa Kecamatan Sungailiat dan Pemali tahun 2022.

“Tujuan kegiatan kegiatan tersebut, sebagai praktik baik Forum Puspa dapat mengoptimalkan penggerakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang berkualitas di Kabupaten Bangka.Forum Puspa dapat menjadi wadah bagi lembaga masyarakat yang peduli perempuan dan anak sebagai mitra Pemerintah Daerah dalam mendukung program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Bangka,” jelasnya.

“Selain itu, tujuan lainya, melalui program kegiatan forum Puspa yang terkait, dapat meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak serta mengatasi permasalahan perempuan dan anak.” Ujar Lia.
(WAWAN)