Duka Menyelimuti Calon Kepala Desa Bantarujeg, di Pilkades Serentak 2019 Kabupaten Majalengka

Duka Menyelimuti Calon Kepala Desa Bantarujeg, di Pilkades Serentak 2019 Kabupaten Majalengka

Buletin Indonesia News,

Majalengka, – Setelah dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Bantarujeg, calon kepala desa di Bantarujeg dengan nomor urut No. 2  Ade Zaenal Arifin, sempat ada kabar nadinya berberdenyut.

Pihak keluarga dan masyarakat setempat tengah mendo’akan korban agar bisa sembuh kembali, namun Alloh SWT berkehendak lain, nampak ratusan masyarakat yang melayad memadati rumah calon kepala Desa (kuwu) asal Desa Bantarujeg itu.

Calon Kepala desa No. 2 yang sempat di bawa ke Puskesmas Bantarejeg saat di beri pertolongan

Salah seorang warga Bantarujeg Kurniawan mengatakan do’a dari warga semoga Pak Ade  disembukan lagi, saat denyut nadinya masih berdeyut dan  diberikan bantuan oksigen. “Tetapi Alloh SWT berkendak lain, semoga Almarum di terima Iman, islamnya dan diterima amal ibadahnya serta di tempatkan di tempat yang di Mulya,” paparnya saat berkunjung di kediaman rumah calon kepala desa

“Memang sebelumnya kata pihak dari Puskesmas Bantarujeg sudah dinyatakan tutup usia, tapi saat di rumah masih berdenyut nadinya (bernapas), tetapi sesudah di tunggukan pak Ade akhirnya meninggal/tutup usia, ” ucapnya

Sedangkan yang dikatakan mahasiswa semester akhir Universitas Majalengka (Unma), suasana di rumahnya duka banyak ratusan pelayad memadati rumahnya untuk mengetahui kabar yang menggemparkan itu, apalagi ini calon kepala desa di pilkades serentak tahun 2019 di ab. Majalengka.

“Pelaksanaan Pilkades di Bantarujeg saat ini kemungkinan ditunda, dikarenakan calon kepala desa hanya dua calon, kemungkinan panitia 11 mengadakan rapat dulu, sampai batas waktu yang ditentukan,”ucapnya.

Kapolsek Bantarujeg AKP H .Sayidi membenarkan peristiwa yang menimpa calon kepala desa  tersebut, saat ini keluarga maupun masyarakat tengah mendo’akan kesembuhannya.

“Betul calon kepala desa semula dinyatakan meninggal saat diperiksa di Puskesmas Bantarujeg, tapi setelah dibawa ke rumah denyut nadi masih berdetak, tetapi calon kepala desa tersebut dinyatakan meninggal setelah denyut nadi dan napasnya betul-betul sudah tidak ada, “ungkapnya.

Pilkades serentak gelombang III tahun 2019 di Kab. Majalengka yang diikuti oleh 141 desa, dengan antusias dari peserta mencapai ratusan dalam calon kepala desa yang ikut di bursa pilkades tersebut.

(Emma/*)

Admin BIN

%d blogger menyukai ini: