Eddy Supriadi, Tidak Ada Pungutan Mengatasnamakan Paguyuban Maupun Komite Kepada Semua Murid SD Maupun SMP.

Eddy Supriadi, Tidak Ada Pungutan Mengatasnamakan Paguyuban Maupun Komite Kepada Semua Murid SD Maupun SMP.

Pangkalpinang, buletinindonesianews.com — Berawal dari keluhan orang tua murid yang merasa keberatan setiap kali ada kekurangan di setiap sekolah selalu di bebankan kepada orang tua murid, mulai dari beli buku, sumbang ini sumbang itu, sementara di saat pandemi yang melanda semua Negara termasuk Indonesia, masih saja ada oknum Guru maupun Kepala Sekolah yang melakukan pungutan terhadap murid.

Padahal Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Pangkalpinang Edi Supriadi sudah menegaskan, kalau tidak ada pungutan sekecil apapun, dengan alasan apapun yang mengatasnamakan Paguyuban maupun Komite, jika itu terjadi maka Oknum Guru maupun Kepala Sekolah akan di tindak tegas, bahkan Kepala Sekolah yang membandel akan di berhenti kan dari jabatan nya.

“Laporkan ke saya jika masih ada juga Sekolah yang memungut biaya dari siswa/wi, saya akan panggil mereka, bila perlu Kepala Sekolah yang nakal akan saya berhenti kan dari jabatannya.,” Tegas Edi kepada reporter Buletin Indonesia News di ruang kerjanya. Kamis, (15/07/2021)

Ditambahkan nya lagi, sekolah tidak boleh melakukan kebijakan sendiri, harus lapor dulu ke Dinas terkait.

“Harusnya pihak Sekolah tidak boleh melakukan kebijakan sendiri, mereka harus lapor dulu ke Dinas yang menaungi, kecuali tidak ada tanggapan dari Dinas, nah mungkin mereka bisa mengambil kebijakan, jadi intinya tidak di benarkan sekolah memungut uang dalam bentuk dan alasan apapun, saya akan tindak tegas,” Pungkas nya

Penulis : Edoy

Admin BIN