oleh

Anies Baswedan Resmi Jadi Gubernur Jakarta

Buletin Indonesia News

JAKARTA ,– Proses pengucapan sumpah itu sempat diulang oleh Presiden Joko Widodo karena Anies tertinggal menyebut kata ‘Negara,’ saat mengucap kalimat, “Memegang Teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia”.

“Demi Allah Saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban Saya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya,” janji Anies dan Sandi ketika disumpah.

Djarot tidak hadir pada saat pelantikan di Istana Negara, tidak pula di Balai Kota sesudahnya. Djarot memutuskan untuk berlibur di Labuan Badjo, Nusa Tenggara Timur, tepat pada hari pelantikan Gubernur baru Jakarta. Akun instagram Happy Farida, istri Djarot, memapar ketibaan keluarga nya itu pada Senin (16/10/17) siang.

Salah satu yang menarik perhatian saat pelantikan Anies dan Sandi adalah kehadiran Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, salah satu Partai pengusung mereka.

Saat prosesi salam-salaman dan pengucapan selamat, Prabowo yang berdiri jauh di belakang, ditarik ke depan oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, agar dapat langsung bersalaman dengan Anies-Sandi.

Anies dan Sandi tiba di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta sekitar pukul 15.00. Mereka pun kemudian berjalan menuju Istana Negara, untuk pelantikan yang dihadiri sekitar 300 undangan yang mayoritas adalah Pejabat Negara.

Usai pelantikan, salah satu saingan Anies-Sandi saat Pilkada, Agus Yudhoyono mengakui bahwa Pilkada sempat membuat warga Jakarta ‘terpecah’. Menurutnya, tugas besar Anies-Sandi lah untuk kembali ‘menyatukan warga’.

“Bagi Saya harus dibuka ruang dialog seluas-luasnya. Jakarta adalah milik semua sehingga paradigma yang harus dikedepankan adalah paradigma yang inklusif. Melibatkan semua pihak,” tuturnya.

Pada putaran kedua, Anies-Sandi menang mengalahkan kedudukan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat dengan perolehan suara 57,96%. Sementara Ahok-Djarot hanya mendapat 42,04% suara.

Sumber : BBC Indonesia

Komentar

News Feed