oleh

Guru Pembina Jadi Tersangka Meninggalnya 11 Siswa. Polres Ciamis Kenai Pasal Kelalaian

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Peristiwa yang menyebabkan tewasnya 11 siswa MTS Harapan Baru Cijantung Kecamatan Ciamis, Jawa Barat beberapa waktu lalu akhirnya menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan Satreskrim Polres Ciamis menyebutkan bahwa kegiatan tersebut tidak memiliki izin.

Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono menyatakan, dari hasil pemeriksaan kegiatan awal adalah pemungutan sampah di susur sungai dan tidak ada agenda menyebrang sungai.

Pihak sekolah sudah menunjuk salah satu pembimbing yang bertugas untuk bertanggung jawab atas diselenggarakannya kegiatan tersebut yang dianggap memiliki sertifikasi dalam bidang tersebut.

Ia menyebutkan bahwa adanya kelalaian pembimbing dalam kegiatan tersebut.

“Kita Negara berdasarkan aturan perundang-undangan kelalaian yang menyebabkan meninggalnya atau hilangnya nyawa orang lain, ancaman karena kelalaiannya adalah penjara maksimal 5 tahun.” Tutunya.

Baca juga : 11 siswa di Ciamis Hilang. 1 Dari 3 yang dievakuasi Karena Tenggelam Meninggal Dunia, dan Diantaranya Masih Pencarian

Kapolres telah menetapkan salah seorang tersangka yakni inisial R (41) yang merupakan penanggung jawab atas kegiatan susur sungai ini pada konferensi pers di Aula Pesat Garta Mapolres Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat Senin, 22 November 2021.

“Pengecekan dimulai tersangka ini dengan tim yang dibentuk tersangka. Sekolah mengetahui setelah adanya kegiatan ini.” Ujarnya.

Baca juga : 1 Guru dan1 Pembina Yang Ikut Tenggelam Bersama 11 Siswa Meninggal Masih Dirawat di RSUD Ciamis

Selain itu, Kapolres menyayangkan karena pembimbing sudah mengetahui kedalaman sungai tersebut akan tetapi tidak disiapkan peralatannya.

“Sebetulnya kegiatan susur sungai ini sudah diatur dalam peraturan yang dari kepramukaan apa saja yang harus disiapkan. Itulah yang kami sampaikan bahwa selayaknya tersangka ini seharusnya mengetahui apa yang harus disiapkan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan pada saat ada kegiatan diluar sekolah.” katanya. (Neneng)

News Feed