oleh

Hadiri Rapat Nasional, Ini Delapan Program Prioritas

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar– Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menggelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis Tahun 2023 yang bertempatan di Aula Setda Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Rabu (18/01/2023).

Dalam kesempatannya, Bupati Herdiat memaparkan pembahasan ketika menghadiri rapat nasional di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (17/01/2023).

“Kemarin kami melaksanakan Rapat Nasional Kepala Daerah dan Forkopimda di Sentul, hadir semua pimpinan nasional. Ada delapan program prioritas yang disampaikan oleh Pak Presiden Joko Widodo. Pertama yang harus kita sikapi adalah perkonomian pasca pandemi, kemarin perekonomian kita sempat terpuruk. Kita harus bangkit dan dipertahankan, apalagi di tahun 2023 ini kita menghadapi krisis pangan dan inflasi. Tetapi kita tidak boleh panik dalam menghadapinya,” ujarnya.

Kemudian, masalah mengenai pangan. Bupati Herdiat mengatakan bahwa di Kabupaten Ciamis masyarakatnya rata-rata berprofesi sebagai petani dan peternak, hal tersebut merupakan potensi bagi Kabupaten Ciamis.

“Kedua masalah pangan. Di Kabupaten Ciamis mayoritas petani dan peternak, ini harus dijadikan peluang. Kemudian, pengendalian inflasi. Bagaimana kita harus bisa menekan inflasi agar tidak naik lagi,” katanya.

“Ada beberapa cara, yaitu harus mampu turun mengecek ke lapangan. Terutama pengendalian harga-harga, alhamdulillah saat ini daya belinya masih terjangkau dan harus di pertahankan. Tingkatkan terus tanaman yg cepat panen, sehingga tidak ada masyarakat yang kesusahan,” sambungnya.

Permasalahan kemiskinan yang ekstrem, Bupati Herdiat menginginkan kebutuhan pokok masyarakat harus terjangkau. Sehingga, daya beli masyarakat membaik.

“Ketiga penanganan kemiskinan ekstrem, terutama kebutuhan pokok masyarakat. Harus betul-betul terpenuhi dan terjangkau agar masyarakat bisa membelinya, sehingga di Kabupaten Ciamis ini tidak ada masyarakat yang miskin. Apalagi tidak mampu melakukan apa-apa,” ucapnya.

Stunting menjadi tantangan bagi seluruh pihak, Bupati Herdiat menegaskan harus menekan angka stunting di Kabupaten Ciamis.

“Keempat penanganan stunting, 2023 ini menjadi tantangan kita semua. Alhamdulillah penanganan stunting di Kabupaten Ciamis bisa terus ditekan, saya yakin dengan sinergitas kebersamaaan stunting ini mampu kita tekan terus. Terutama di balita, semoga tidak ada balita yang bergizi buruk,” tegasnya.

Selanjutnya mengenai investasi, Bupati Herdiat juga menginginkan agar para investor yang mau menanamkan modalnya di Kabupaten Ciamis dipermudah dalam segala perizinan.

“Kelima, kemudahan investasi. Pertama belikan para investor rasa aman dan nyaman, permudahkan dan tidak sulit terutama dalam perizinan. Permudahkan dan permurah, kalau perlu kita bahas bersama-sama perizinan ini dipermurah. Bahkan, tidak bayar pun tidak apa apa. Agar investor ini tidak lari, kondisi saat ini sangat kecil sekali para investor yang menanamkan uangnya di Ciamis. Terutama hotel di Ciamis harus ada hotel berbintang, karena tamu kita ini banyak sekali. Tamu yang resmi saja dari Kejaksaan Tinggi atau Negeri tidurnya di Tasik, dari manapun kegiatan di Ciamis tapi tidurnya di Tasik. Makannya upaya sudah habis habisan hanya yangg diterima angin surga saja, ilang lagi ilang lagi,” kata Bupati Herdiat.

Bupati Herdiat menekankan agar pengelolaan APBD segera dilakukan, agar menekan angka inflasi.

“Keenam reformasi, birokrasi dan pengelolaan APBD, pengelolaan segera realisasikan melaksanakan APBD ini baik tingkat Kabupaten maupun Desa. Jangan ditunda-tunda, agar menekan inflasi,” ujarnya.

Bupati Herdiat juga mengatakan, bahwa tata letak sangat diperhatikan. Ia mengatakan kota penopang di Kabupaten Ciamis sudah mulai memberikan dampak positif.

“Ketujuh tata letak, pendataan daerah ini betul-betul dilaksanakan. Pendataan kota ini termasuk di Kabupaten Ciamis, tata letak ini dari semua Kecamatan dan Desa harus betul-betul sinergis. Ada kota-kota penyangga atau satelit untuk menopang Kota Ciamis ini, sekarang sudah kelihatan baik itu di Banjarsari, Panumbagan, dan Rancah sudah merangkak naik,” tuturnya.

Terakhir mengenai politik, menjelang Pemilu 2024. Bupati Herdiat menghimbau kepada para ASN (Aparat Sipil Negara) agar profesional dan jangan memihak kepada salah satu kelompok.

“Kedelapan menjaga stabilitas politik dan keamanan pada pelaksanaan Pemilu 2024, di 2023 ini sudah memasuki tahun politik tentu saya berharap kepada para ASN dan Kepala Desa bekerja lebih profesional. Jangan sampai terbawa keberpihakan kepada salah satu kelompok, kerja yang baik saja,” ucapnya.

Mendekati bulan Ramadhan, Bupati mengharapkan agar harga di pasar tetap terkendali dan tidak menyebabkan daya beli masyarakat menurun.

“Saya harapkan kepada bapak ibu semua, waspada menghadapi bulan puasa dan lebaran. Harus betul-betul dipantau, sehingga daya beli masyarakat tercapat atau terpenuhi,” harapnya.

(Reporter : *Tegar Anjar Abadi)