oleh

Hasil Evaluasi, Vaksinasi di Ciamis Sudah Mencapai 73,56%

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengenai persiapan menghadapi virus Covid-19 varian Omicron yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (11/01/2022) lalu.

Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya menggelar rakor dan evaluasi penangan Covid-19 tingkat Kabupaten Ciamis, Kamis (13/01/2022) di Aula Sekretariat Daerah Ciamis.

Rakor tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra, Sekretaris Daerah Ciamis, Dr. H. Tatang, M.Pd, dan diikuti para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta Camat se-Kabupaten Ciamis.

Dalam rakor tersebut, Bupati menyampaikan bahwa virus varian Omicron saat ini sudah masuk ke Indonesia, dengan total 506 kasus terkonfirmasi. Sementara untuk di Jawa Barat pertanggal (08/01/2022) tercatat ada 14 orang terkonfirmasi aktif virus Omicron yang terdiri dari 9 Kabupaten Kota.

“Di Jabar ada 9 kabupaten/kota yang terkonfirmasi, salah satunya Kabupaten Bandung, mudah-mudahan tidak bertambah lagi dan tidak sampai ke Ciamis,” katanya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi adanya lonjakan gelombang ke-3 Covid-19 di Kabupaten Ciamis, pihaknya akan memberdayakan kembali satgas-satgas yang ada di tiap kecamatan maupun desa.

“Kita jangan panik tapi kehati-hatian dan kewaspadaan harus ditingkatkan serta tetap menjalankan Prokes,” ucapnya.

Bupati juga menghimbau agar pelaksanaan vaksinasi terus ditingkatkan, mengingat Kabupaten Ciamis saat ini berada di urutan ke-3 paling bawah di Jawa Barat dengan persentasi 1.25%. Untuk itu pihaknya mengharapkan para camat agar tetap menyisir warga masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi terlebih vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

“Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Ciamis sampai saat ini sudah mencapai 73,56%, tentu ini bukan hal yang mudah,” jelasnya.

Dalam kesepatan itu, Bupati mengajak dan mengingatkan kembali kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat agar dapat menggerakan masyarakatnya untuk sama-sama meningkatkan kesiapsiagaan juga kewaspadaan dalam menghadapi potensi bencana.

“Potensi bencana di Kabupaten Ciamis ini menempati urutan ke-6 di Provinsi Jawa Barat, seperti halnya banjir, tanah longsor, angin kencang dan lainnya,” terangnya.

Selain kesiapan dan waspada terhadap bencana, pihaknya juga menghimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dengan berbagai penyakit seperti halnya demam berdarah dikarenakan saat ini Ciamis sedang musim hujan .

“Jaga kebersihan dan pola hidup sehat harus terus kita jaga dan tingkatkan,” pungkasnya. (Nank Irawan**)

News Feed