oleh

Hasil Muslok ke XI, Budi Lukmansyah Terpilih Jadi Ketua ORARI Lokal Ciamis

buletinindonesianews.com

CIAMIS, Jabar — Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten Ciamis menggelar Musyawarah Lokal (Muslok) ke-XI, ORARI Lokal (Orlok) Ciamis periode 2021-2024, Sabtu (02/10/2021) di Aula Dasa Harma Gedung Pramuka Kabupaten Ciamis.

Peserta yang hadir dalam Muslok tersebut sebanyak 61 orang anggota dari 78 orang anggota Orlok Ciamis yang mempunyai hak memilih dan dipilih. Bursa pemilihan ketua Orlok terdapat 2 orang calon yaitu Asep Kodari (YC1OYJ) ketua Orlok yang sudah habis masa jabatannya sejak tahun 2020 dan Budi Lukmansyah (YC1BBT).

Hasil pemilihan tersebut Budi Lukmansyah (YC1BBT) terpilih sebagai ketua ORARI Lokal Kabupaten Ciamis secara demokrasi dengan memperoleh 34 suara dari jumlah 61 anggota yang hadir, sementara ketua sebelumnya, Asep Kodari (YC1OYJ) hanya mendapatkan 27 suara. Muslok tersebut dilaksanakan juga pemilihan ketua Dewan Pengawas dan Penasehat (DPP) dengan 6 orang kandidat, Iwan Setiawan (YC1PIO) terpilih menjadi ketua DPP ORARI Lokal Kabupaten Ciamis mengalahkan lima orang calon lainnya dengan mendapatkan 30 suara dari 61 suara peserta yang hadir.

Ketua ORARI Daerah (Orda) Jabar, Ir. Yana Koryana, MP (YB1AR) mengatakan, ORARI di Kabupaten Ciamis sudah lebih maju dibandingkan 3 tahun sebelumnya, Yana berharap dengan terpilihnya ketua yang baru ORARI di Ciamis bisa lebih maju dan lebih baik lagi.

“Kami berharap ORARI Lokal Ciamis bisa lebih maju, lebih mandiri, tunjukan bahwa ini ORARI Ciamis yang lebih lebih mendunia dan lebih bersinergi dengan berbagai elemen pemerintahan, karena ORARI merupakan mitra pemerintah dalam bidang komunikasi,” harapnya.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Ciamis, Don Don Rudiana mengatakan Penyelenggaraan Muslok merupakan momentum yang baik untuk pengurus dan anggotanya untuk melakukan perubahan konsolidasi dan evaluasi terhadap program-program yang telah dan akan dilaksanakan. Keberadaan ORARI di Ciamis diharapkan mampu menciptakan anggota amatir radio yang terampil dan menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Ciamis.

“ORARI merupakan organisasi mitra kerja pemerintah dalam menyebarluaskan informasi publik sesuai dengan kode etik yang diusungnya. ORARI ini merupakan organisasi yang sangat canggih dalam hal menyampaikan informasi-informasi penting dan detail, dan peran ORARI sangat penting dalam mendukung komunikasi pada keadaan tanggap darurat,” ucapnya.

Diakui Bupati, selama ini ORARI Lokal Ciamis telah berperan aktif memberikan dukungan komunikasi dalam penanggulangan berbagai musibah dan bencana, untuk itu pihaknya berharap kedepannya ORARI mampu meningkatkan peran serta dan eksistensinya ditengah-tengah masyarakat. ORARI merupakan salah satu organisasi yang menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyebarluaskan informasi kepada publik sesuai dengan kode etiknya juga sebagai salah satu pemain dalam jalur frekuensi radio.

“Saya harapkan ORARI Lokal Ciamis untuk senantiasa aktif dalam mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan frekuensi radio, jangan sampai frekuensi yang tersedia disalahgunakan untuk melakukan jamming sehingga menganggu kepentingan pihak lain,” tegasnya.

Kabupaten Ciamis merupakan salah satu wilayah rawan bencana peringkat 5 di provinsi jawa barat dan peringkat 16 tingkat nasional dari 494 kabupaten/kota yang ada di indonesia, potensi bencana alam di Kabupaten Ciamis memiliki kerentanan dan kerawanan bencana cukup tinggi adalah gempa bumi, angin puting beliung, longsor, banjir, namun dengan adanya dukungan dan bantuan komunikasi dari ORARI maka upaya memberikan informasi tentang potensi ancaman terjadinya bencana dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.

“Dengan adanya informasi yang cepat dan akurat, maka masyarakat dapat dengan segera menyiapkan diri mengantisipasi serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana yang ada,” ungkapnya.

Bupati berharap agar dalam Muslok tersebut dapat berjalan aman, lancar dan tidak mengabaikan Protokol Kesehatan (Prokes) karena masih dalam masa pandemi, walaupun Ciamis dalam level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ketua ORARI Kabupaten Ciamis, Budi Lukmansyah (YC1BBT) mengatakan sesuai dengan visi misinya akan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dalam menjalankan roda organisasi, untuk menvapai visi misi itu langkah pertama yang akan dilaksanakan adalah membentuk kepengurusan sesuai AD/ART, selanjutnya membenahi administrasi organisasi.

“Sebagai langkah awal saya akan membentuk struktur kepengurusan karena tidak mungkin organisasi akan maju kalau saya bekerja sendiri,” katanya.

Pihaknya mengungkapkan bahwa akan semaksimal mungkin membawa ORARI Lokal Ciamis supaya bisa lebih baik, lebih maju dan lebih bersinergi dengan seluruh elemen pemerintah Kabupaten Ciamis juga organisasi lainnya.Budi pun mengingatkan agar setiap anggota ORARI Lokal Ciamis memegang peranan penting dalam perkembangan organisasi dan mematuhi kode etik organisasi.

“ORARI Lokal Ciamis akan berkembang dan maju apabila pengurus dan anggota harus saling bahu membahu, solid dan mematuhi kode etik yang ada juga mengutamakan kebersamaan dan bersinergi dengan pemerintah dalam membantu pembangunan di Ciamis,” tegasnya.

Sementara Ketua panitia Muslok ke-XI, Agus Yani (YG1AFU) mengatakan pelaksanaan Muslok tersebut merupakan ajang pemilihan ketua Orari Lokal Ciamis untuk periode 2021-2024, pelaksanaan Muslok itu sudah sesuai dengan AD/ART ORARI. Menurutnya, seharusnya Muslok tersebut dilaksanakan tahun 2020 sesuai akhir kepengurusan ketua sebelumnya, namun karena pandemi Covid-19 baru dapat dilaksanakan sekarang, pihaknya berharap agar dalam musyawarah tersebut menghasilkan pengurus yang mampu membawa organisasi ke arah kemandirian.

“Kami berharap kegiatan ini membawa organisasi ke arah yang lebih baik lagi serta senantiasa berperan aktif dalam pembangunan di Ciamis,” pungkasnya. (Nank Irawan*)

News Feed