Herdiat: Ciamis Memiliki Kerentanan Tinggi Terhadap Bencana

Herdiat: Ciamis Memiliki Kerentanan Tinggi Terhadap Bencana

BINews

CIAMIS,- Kabupaten Ciamis merupakan daerah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana, yaitu berada di urutan ke 16 dari 494 kabupaten di Indonesia, hal tersebut diungkapkan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana, Selasa (27/10/2020) di Halaman Pendopo Ciamis.

Bupati Ciamis H. Herdiat mengonrrol peralatan siap siaga dalam penaggulangan bencana di Kab. Ciamis

Dijelaskannya, Ciamis menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang indeks area rawan bencana di Indonesia termasuk daerah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi, untuk tingkat Provinsi Ciamis berada di urutan ke-5 dari 26 Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Barat, untuk itu kegiatan tersebut merupakan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk pengurangan risiko bencana di Kabupaten Ciamis.

“Tingkat kesiapsiagaan harus terus kita tingkatkan, agar kewajiban kita dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman dapat dijalankan secara efektif,” ungkapnya.

Dikatakan Herdiat, efek dari potensi bencana tersebut menyebabkan pula pada tingginya potensi kerugian harta termasuk korban jiwa, untuk itu pihaknya mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai upaya pengurangan resiko bencana, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Kita semua baik pemerintah maupun masyarakat dan sector swasta dalam kegiatan ini memiliki kewajiban untuk sama-sama berpartisipasi aktip dalam upaya pengurangan risiko bencana,”tandasnya.

Herdiat mengungkapkan cuaca saat ini begitu ekstrem sehingga di beberapa wilayah Ciamis selatan diantaranya Kecamatan Banjarsari, Lakbok dan Purwadadi terjadi banjir, dan sampai hari ini juga bencana alam gempa bumi sehingga mengakibatkan beberapa rumah terjadi kerusakan bahkan ada yang ambruk.

“Efek dari potensi bencana itu menyebabkan pula pada tingginya potensi kerugian baik harta benda maupun korban jiwa, untuk itu kita harus terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar selalu waspada,” pungkasnya.

(Nank)

Admin BIN