oleh

Inilah Kronologi 2 Kereta Api Batubara Tabrakan di Stasiun Rengas Lampung

Buletin Indonesia News.com

LAMPUNG TENGAH, — Dua kereta api pengangkut batu bara bertabrakan di Stasiun Rengas, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah. Pada Senin (7/11/2022). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Manajer Humas PT KAI Drive IV Tanjung Karang, Jaka Jakarsih menjelaskan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 02.25 WIB dini hari.

“Peristiwa tadi malam sekitar pukul 02.25 WIB. Dua KAI Babaranjang (Batu bara rangkaian panjang) terlibat kecelakaan di Stasiun Rengas, Lampung Tengah,” Katanya . Senin (7/11/2022).

Ia mengungkapkan,  kereta api yang terlibat kecelakaan itu KA bernomor Plb 3031A dan KA nomor Plb 3065A. Saat itu KA nomor Plb 3031A datang dari arah Stasiun Bekri. Kemudian KA Plb nomor 3065A datang melalui Stasiun Tegineneng yang juga masuk jalur I Stasiun Rengas.

Akibatnya keduanya langsung beradu di jalur tersebut. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu, akan tetapi ada empat orang yang mengalami luka-luka.

“Jadi (korban) ada empat orang. Dua masinis dan dua asisten,” katanya

Jaka menjelaskan keempat orang itu saat ini sedang dirawat di RS Urip Sumaharjo, Bandar Lampung. Menurutnya kondisi para korban berangsur membaik. Namun mereka masih harus menjalani perawatan di rumah sakit. Peristiwa itu, menurut Jaka, membuat sejumlah perjalanan kereta api terganggu.

“Pasti akan ada ketergangguan yaitu perjalanan kereta api lintas Tanjungkarang- Baturaja-Kertapati yakni KA Rajabasa Ekspres relasi Tanjungkarang-Kertapati ( PP) dan KA Kualastabas relasi Tanjungkarang-Baturaja (PP),” jelasnya.

“Untuk itu kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini,” ungkapnya.

Jaka juga menyampaikan pihaknya saat ini tengah berupaya untuk melakukan evakuasi gerbong kereta yang keluar jalur perlintasan.

“Saat ini petugas fokus dengan penanganan evakuasi agar dalam waktu dekat jalur dapat kembali normal dan sementara penyebab peristiwa kecelakaan itu masih dalam penyelidikan petugas dan pihaknya juga mohon maaf kepada para pengguna jasa KAI atas ketergangguan perjalannya,” tandasnya.